selalu.id - Kegiatan mal mulai menunjukkan tren meningkat stelah Surabaya memasuki level 1. Hal ini disampaikan oleh Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jawa Timur, Sutandi Purnomosidi.
"Jadi memang seiring kita sudah berada di level 1 sudah terlihat kembali bahwa recovery dari pengunjung maupun kegiatan di mal ini sudah mulai meningkat," kata Sutandi yang juga Direktur Marketing Pakuwon Group, Senin (28/3/2022).
Baca juga: Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat
Sutandi menyampaikan bahwa Februari 2022 lalu pengunjung hanya 50 persen saja. Sedangkan sejak Surabaya PPKM level 1 kembali kini jumlah pengunjung meningkat mencapai 80 persen.
"Kita berharap menjelang puasa nanti sudah menjadi normal kembali," ujarnya.
Selain itu, Pemerintah Kota Surabaya juga telah melakukan persiapan bahwa semuanya kegiatan mal telah menerapkan 100 persen. Seperti tempat makan atau restoran, maupun bioskop.
Baca juga: Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya
"Sekarang fasilitas-fasilitas seperti toilet semua sudah kita buka, juga pengunjung pun istilahnya makan di restoran kemudian ke tempat bioskop semua sudah buka," tuturnya.
Lebih lanjut Sutandi menargetkan di bulan Ramadhan atau menjelang lebaran nanti okupansi bisa mencapai 100 persen. Hal ini karena semua fasilitas di mal sudah buka.
Baca juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari
"April ini segera kita targetkan 100 persen, menjelang Lebaran nanti kita harapkan pengunjung akan normal kembali," ungkap Sutandi.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan pelonggaran pembatasan di mal. Meski begitu, ia tetap mengimbau masyarakat untuk menjaga protokol kesehatan. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi