Momen Kejari Nganjuk Bagikan 250 Paket Daging Kurban untuk Warga

Reporter : Achmad Supriyadi
Kajari Nganjuk saat bagikan paket daging kurban pada warga. (Dok. Kejari Nganjuk).

selalu.id - Kejaksaan Negeri (Kejari) Nganjuk menyembelih satu ekor sapi dan tiga kambing dalam momen Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Penyembelihan sendiri dilakukan pada hari keempat atau hari terakhir Tasyrik.

Baca juga: Kecelakaan Bus Sugeng Rahayu vs Truk Fuso di Nganjuk, 27 Orang Terluka

Pemilihan penyembelihan hari keempat ini bukan tanpa alasan. Kejari Nganjuk memanfaatkan kelonggaran waktu yang diberikan dalam syariat Islam, di mana umat Muslim memiliki waktu selama empat hari untuk melaksanakan penyembelihan kurban, yakni pada tanggal 10, 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.

Melalui pengaturan jadwal yang cermat ini, Kejari Nganjuk ingin memastikan bahwa bantuan pangan yang diberikan dapat dirasakan manfaatnya secara berkelanjutan oleh masyarakat.

Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Nganjuk, Koko Roby Yahya menjelaskan bahwa seluruh paket daging kurban tersebut disasarkan kepada ratusan warga yang membutuhkan.

Kasi Intel Kejari Nganjuk saat bagikan paket daging kurban pada warga. (Dok. Kejari Nganjuk).

"Daging hewan kurban dibagikan untuk 250 orang penerima, terutama warga yang berada di sekitar lingkungan kantor kejaksaan," katanya, Sabtu (30/5/2026).

Baca juga: Bus Sugeng Rahayu Terbalik Masuk Sungai di Nganjuk

"Dengan begitu, daging kurban yang diterima warga di hari pertama atau kedua sudah dimanfaatkan (habis), dan sekarang mereka mendapat daging kurban lagi, sehingga tidak mubazir," tambah Koko.

Bagi keluarga besar Kejari Nganjuk, ibadah kurban tahun ini bukan sekadar rutinitas tahunan atau ceremonial belaka.

Momentum ini menjadi wadah untuk merefleksikan nilai-nilai ketaatan sekaligus memperkuat solidaritas antar sesama.

Baca juga: KDMP Nglawak Bantah soal Surat Penjualan Gerai yang Disetor ke Agrinas oleh Kopdes Bungurasih

"Ibadah kurban memiliki esensi yang sangat mendalam bagi seluruh pejabat maupun staf di lingkungan Kejari Nganjuk. Ibadah kurban adalah bentuk ketaatan kepada Allah SWT yang berdimensi ganda," jelas Koko.

Kasi Pidsus Kejari Nganjuk saat bagikan paket daging kurban pada warga. (Dok. Kejari Nganjuk).

Selain bernilai spiritual untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, kurban memberikan dampak nyata bagi pemerataan ekonomi masyarakat dan melatih kepekaan sosial dengan berbagi rezeki kepada mereka yang membutuhkan.

Editor : Zein Muhammad

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru