Kabupaten Pasuruan Lirik Pie Susu jadi Oleh-oleh Baru, UMKM Siap Digenjot

Reporter : Ariyanto
Kunjungan kerja Ketua Komisi III DPRD Pasuruan, Yusuf Daniyal ke sentra produksi Pie Susu Dewata Agung di Denpasar, Bali. (Dok. DPRD Pasuruan).

selalu.id - Kabupaten Pasuruan mulai menjajaki peluang menghadirkan varian baru oleh-oleh khas daerah.

Bukan sekadar wacana, langkah ini diperkuat dengan studi langsung ke sentra produksi Pie Susu Dewata Agung di Denpasar, Bali, yang selama ini dikenal sebagai salah satu ikon buah tangan Pulau Dewata.

Baca juga: Kabupaten Pasuruan jadi Nominator Lomba Wana Lestari Nasional 2026

Dari kunjungan tersebut, muncul keyakinan bahwa produk pie susu memiliki prospek untuk dikembangkan di Pasuruan, terutama dalam mendorong pertumbuhan UMKM lokal agar lebih kompetitif.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan, Yusuf Daniyal, menyebut ide ini sebagai bagian dari strategi memperluas pilihan oleh-oleh khas daerah.

Menurutnya, adopsi konsep bukan berarti kehilangan identitas, melainkan membuka peluang baru.

“Ini untuk mendongkrak usaha UMKM agar bisa memiliki oleh-oleh khas Pasuruan, meskipun kita adopsi,” kata Daniyal, Rabu (6/5/2026).

Hasil pengamatan di lokasi produksi Pie Susu Dewata Agung juga menunjukkan bahwa proses pembuatan produk tersebut relatif sederhana.

Baca juga: Kontainer Tabrak Lima Motor di Pasuruan, 3 Orang Tewas

Peralatan yang digunakan dinilai tidak memerlukan biaya besar, sehingga dinilai cocok diterapkan oleh pelaku usaha skala rumahan di Pasuruan.

“Alatnya tidak mahal dan prosesnya tidak ribet, ini sangat memungkinkan untuk diterapkan oleh UMKM kita,” jelasnya.

Di tengah rencana itu, kekhawatiran soal potensi persaingan dengan pia khas Pasuruan sempat mencuat.

Namun, Daniyal menilai keduanya tidak berada pada segmen yang sama, baik dari sisi bahan baku maupun karakter rasa.

Baca juga: Ahmad Dhani Tewas Kecelakaan di Bangil Pasuruan

“Bentuk dan komposisinya beda, jadi tidak akan terjadi persaingan dengan pia khas Pasuruan. Ini justru saling melengkapi,” ujarnya.

Alih-alih saling menyaingi, kehadiran pie susu justru dipandang sebagai upaya memperkaya ragam oleh-oleh.

Dengan semakin banyak pilihan, wisatawan diharapkan memiliki alternatif yang lebih beragam saat berkunjung ke Pasuruan, sekaligus membuka ruang pertumbuhan ekonomi baru bagi UMKM setempat.

Editor : Zein Muhammad

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru