Pemkot Surabaya Siapkan Teknis Sekolah Tatap Muka 100 Persen

Reporter : Ade Resty
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji saat mengunjungi salah satu sekolah

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) tengah menyiapkan teknis untuk penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen.

"Kalau memang mengacu ketentuan Pemerintah Pusat kita sudah level 2 dan Vaksinasi telah melampaui target baik dosis pertama maupun kedua,"kata Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, Selasa (14/5/2022).

Baca juga: DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

Armuji menjelaskan bahwa saat ini Dispendik Kota Surabaya, masih melakukan Kajian dan Evaluasi Penyelenggaraan PTM sembari terus meningkatkan Target Vaksinasi dosis ketiga.

"Saya memahami bahwa anak-anak Surabaya sudah kangen untuk bisa bertatap muka lagi dalam kegiatan belajar mengajarnya. Tapi ini disiapkan sebaik mungkin agar saat berjalanannya PTM tidak ada kendala nantinya," tegas Armuji.

Tak hanya itu, pihaknya juga melakukan swab rutin kepada pelajar surabaya, PTM 100 persen di Surabaya direncanakan diikuti 661 sekolah dasar (SD) dengan perincian 285 SD Negeri dan 376 SD Swasta.

Baca juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Sedangkan, 331 sekolah menengah pertama (SMP) meliputi 63 SMP Negeri dan 268 SMP Swasta.

Kepala Dispendik Kota Surabaya, Yusuf Masruf mengatakan, semua sekolah masih menerapkan PTM 50 persen. Pihaknya juga masih melakukan persiapan bertahap unuk menuju PTM 100 persen.

"Harapan saya memang nanti kita bertahap sambil menuju ke 100 persen," kata Yusuf saat dihubungi, selalu.id.

Baca juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Selain itu, pihaknya juga masih menunggu kondisi dan perubahan level PPKM untuk melakukan PTM 100 persen. Nantinya pola 100 persen bertahap dengan kelas variatif juga menggunakan 2 shift.

"Jadi nanti pakai pola shift kayak awal-awal dulu. 100 ini tetep 2 shift. Kondisi sekolah macam-macam, cukup atau luas begitu,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru