selalu.id - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur, Sri Wahyuni memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja perekonomian daerah.
Politisi Partai Demokrat ini menegaskan bahwa Jawa Timur memiliki peran yang sangat strategis dalam perekonomian nasional. Kontribusi Jawa Timur tercatat mencapai 25,29 persen terhadap perekonomian di Pulau Jawa dan 14,40 persen secara nasional.
Baca juga: Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran
“Ini capaian yang patut kita syukuri dan apresiasi bersama. Jawa Timur menjadi salah satu motor penggerak utama ekonomi, baik di tingkat regional maupun nasional,” ungkapnya saat Musrenbang RKPD Tahun 2027, Selasa (14/4/2026).
Meski capaian tersebut membanggakan, Sri Wahyuni mengingatkan agar semua pihak tidak lengah.
Menurutnya, tantangan ke depan diprediksi semakin kompleks, terutama di tengah ketidakpastian kondisi global yang berpotensi berdampak pada stabilitas ekonomi daerah.
Sri Wahyuni menilai arah kebijakan pembangunan yang diusung Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur dalam RKPD 2027 sudah tepat, yaitu mendorong pertumbuhan ekonomi berkualitas yang diimbangi dengan penguatan pelayanan dasar.
Hal ini sejalan dengan pernyataan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, yang sebelumnya menegaskan bahwa fokus pembangunan 2027 tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga memastikan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan akses pendidikan dan layanan kesehatan.
Baca juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan
Sri Wahyuni menekankan pentingnya memastikan manfaat pertumbuhan ekonomi benar-benar dirasakan hingga ke lapisan masyarakat bawah.
“Pertumbuhan harus inklusif. Artinya, manfaatnya bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat, terutama kelompok rentan,” tegasnya.
Ia juga mendorong agar penguatan sektor pendidikan, kesehatan, serta infrastruktur dilakukan secara merata di seluruh wilayah Jawa Timur untuk mengurangi kesenjangan antar daerah.
Baca juga: 2 Jemaah Haji Probolinggo Masih Tertahan di Arab Saudi, Ini Identitas dan Penyebabnya
Selain itu, pengembangan transportasi publik, proyek strategis infrastruktur, hingga sektor energi yang tengah didorong Pemprov Jatim harus dikawal dengan baik agar memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sri Wahyuni menyatakan bahwa DPRD Jawa Timur berkomitmen untuk terus mengawal proses perencanaan dan penganggaran agar tetap tepat sasaran, efektif, serta berpihak pada kepentingan rakyat.
“Sinergi antara eksekutif dan legislatif sangat penting. Kami di DPRD akan memastikan setiap kebijakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” katanya.
Editor : Zein Muhammad