selalu.id - Sejumlah warga di Mojokerto mulai berburu janur untuk membuat ketupat di hari kelima Lebaran, Kamis (26/3/2026).
Perburuan janur itu terlihat di Pasar Tanjung Anyar, Kota Mojokerto. Warga sangat antusias menyambut tradisi Jawa dalam merayakan Lebaran Ketupat.
Baca juga: Tok! Gerindra Kota Mojokerto Dinakhodai Ika Puspitasari, Fokus 3 Konsolidasi Pemilu 2029
Tradisi Lebaran Ketupat atau satu minggu setelah Hari Raya Idulfitri ini masih terjaga di Mojokerto.
Berdasarkan penelusuran di pasar, untuk 12 helai janur dibanderol dengan harga Rp10.000. Sedangkan untuk 10 janur yang sudah dianyam berbentuk ketupat hanya Rp12.500.
Salah satu pembeli, Sumartik mengatakan, dirinya lebih membeli janur yang belum dianyam berbentuk ketupat dengan harga Rp10.000.
Baca juga: 48 Peserta Batch V PT Tirta Prima Indonesia Dibekali Keterampilan Kerja Industri di BLK Mojokerto
"Beli yang sedang-sedang aja harganya, nanti dirumah dianyam sendiri," ungkapnya.
Sementara, salah satu penjual janur, Supratman mengaku sudah 10 tahun berjualan ketika momen Hari Raya Idulfitri atau Lebaran Ketupat.
"Janurnya dari Lumajang. Ada yang datang kesini antar, tiap tahun pasti ada. Biasanya jualan empat atau lima setelah hari raya," katanya.
Baca juga: Senyum Bahagia Korban Pencurian di Mojokerto usai Motornya Kembali
Menurut Supratman, orang-orang banyak yang mencari sudah dalam bentuk anyaman ketupat karena nantinya tinggal memasukkan beras.
"Harganya cuma Rp12.000 dan Rp12.500 isi 10 janur. Murah, nanti tinggal masukkan berasnya," jelasnya.
Editor : Zein Muhammad