Pemkot Surabaya Pastikan Layanan Tetap Berjalan Aman Meski ASN Kini WFA

Reporter : Ade Resty
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Dok. Humas Pemkot Surabaya).

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya masih menerapkan sistem work from anywhere (WFA) bagi sebagian aparatur sipil negara (ASN), pada hari pertama masuk kerja usai libur Lebaran 2026.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi memastikan kebijakan tersebut tidak mengganggu jalannya pelayanan publik.

Baca juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Ia menegaskan seluruh layanan kepada masyarakat tetap beroperasi secara penuh sejak hari pertama kerja.

“Pelayanan publik tidak boleh berhenti. Meskipun ada teman-teman yang masih WFA, layanan harus tetap berjalan,” jelas Eri usai halal bihalal di Balai Kota Surabaya, Rabu (25/3/2026).

Menurutnya, pola kerja fleksibel sudah lama diterapkan di lingkungan Pemkot Surabaya. Melalui sistem tersebut, ASN tidak harus bekerja dari kantor, tetapi dapat memberikan pelayanan langsung dari titik terdekat dengan masyarakat, seperti Balai RW.

“Dari dulu kita sudah WFA. Tidak harus di kantor, tapi bisa di Balai RW. Yang penting pelayanan publik tetap berjalan,” katanya.

Sejumlah layanan strategis pun dipastikan tetap berjalan normal, mulai dari puskesmas, kantor kelurahan, kecamatan hingga Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil).

“Kalau sudah masuk seperti ini, maka pelayanan publik sudah beroperasional lagi secara penuh,” tegas Eri.

Baca juga: Tenyata Ini Penyebab Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel

Di sisi lain, Pemkot Surabaya juga mulai menggenjot program pasca Lebaran melalui penguatan Kampung Pancasila.

Program ini difokuskan untuk memperkuat kebersamaan dan gotong royong di tingkat kampung.

Saat ini, program tersebut telah berjalan di dua wilayah percontohan, yakni Kecamatan Genteng dan Mulyorejo, dan ditargetkan segera diperluas ke seluruh RW di Surabaya.

“Targetnya dalam waktu dekat semua RW sudah bisa menjalankan Kampung Pancasila secara menyeluruh,” papar Eri.

Baca juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Terkait pengawasan internal, Eri juga memastikan tidak ada penyalahgunaan kendaraan dinas selama libur Lebaran.

Seluruh kendaraan operasional tetap digunakan sesuai peruntukan, terutama untuk mendukung patroli dan keamanan wilayah selama masa libur.

“Alhamdulillah kendaraan pemerintah kota tidak ada yang keluar. Semua sesuai fungsi operasional,” pungkasnya.

Editor : Zein Muhammad

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru