Kebun Binatang Surabaya Membludak saat Libur Lebaran, Ini yang Jadi Favorit Anak-anak

Reporter : Ade Resty
Kebun Binatang Surabaya. (Dok. KBS/Istimewa).

selalu.id - Pengunjung Kebun Binatang Surabaya (KBS) membludak saat libur Lebaran, Selasa (24/3/2026).

"Hari ini ada sebanyak 40 ribu pengunjung yang masuk," sebut Kepala Seksi Humas KBS, Lintang Ratri Sunarwidhi.

Baca juga: Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

Ia mengatakan, pengunjung merupakan keluarga yang memanfaatkan momen libur untuk mengajak anak-anak berwisata sekaligus belajar mengenal satwa secara langsung.

Tingginya angka kunjungan menunjukkan KBS masih menjadi pilihan utama wisata edukatif saat libur Lebaran.

“Selama periode libur nasional dan cuti bersama Nyepi serta Idulfitri, tercatat sekitar 40 ribu pengunjung datang. Mayoritas keluarga yang ingin anak-anak bisa melihat dan mengenal satwa secara langsung,” jelas Lintang.

Pola kunjungan tahun ini menunjukkan pengunjung lebih tertarik berkeliling melihat koleksi satwa dibanding mencoba wahana permainan.

Baca juga: DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

Seperti interaksi langsung dengan hewan, menurut Lintang menjadi pengalaman yang paling dicari, terutama bagi anak-anak.

Dari sisi akses, pintu utama dan pintu 12 masih menjadi jalur favorit pengunjung. Sementara itu, akses melalui Tunnel TIJ–KBS juga mencatat kontribusi signifikan, yakni sekitar 40 hingga 49 persen dari total arus kunjungan.

Menariknya, pada hari kedua Lebaran, KBS juga mulai diramaikan wisatawan mancanegara yang jumlahnya mencapai ratusan orang hingga akhir masa libur.

Baca juga: Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Ditetapkan Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Selain itu, kehadiran anakan satwa turut menjadi daya tarik tersendiri. Beberapa di antaranya seperti kapibara, merak, musang, hingga landak, mencuri perhatian pengunjung, khususnya anak-anak.

“Kehadiran anakan satwa ini menjadi magnet tersendiri karena anak-anak bisa melihat langsung proses kehidupan satwa,” tandas Lintang.

Editor : Zein Muhammad

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru