selalu.id - Anggota DPRD Jawa Timur dari fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Salim Azhar, mengingatkan para pemudik yang akan melintasi atau menuju Kabupaten dan Kota Mojokerto untuk mewaspadai lima titik potensial kemacetan.
Peringatan ini disampaikannya seiring dengan mulai meningkatnya volume kendaraan jelang musim mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Baca juga: Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto TewasÂ
Dua di antara lima titik rawan kemacetan tersebut berada di ruas Jalan Bypass Mojokerto. Pertama, perlintasan kereta api (KA) Sekarputih.
"Daerah ini berisiko tinggi terjadinya kepadatan karena kendaraan harus melambat saat melewati perlintasan, ditambah volume kendaraan di jalan nasional yang cukup besar dan kondisi permukaan jalan yang bergelombang," jelas Salim kepada selalu.id, Rabu (18/3/2026).
Baca juga: Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib
Titik rawan kedua di jalur yang sama adalah penyempitan jalan pada bagian Jembatan Gunung Gedangan.
Menurut dia, lokasi ini sering mengalami kepadatan kendaraan akibat keterbatasan lebar jalan dan kondisi jalan yang tidak rata. Titik ketiga berada di sisi utara Jembatan Gajah Mada.
"Lokasi ini menjadi perempatan arus lalu lintas dari tiga arah utama, yaitu Jombang, Surabaya, dan Kota Mojokerto, sehingga berpotensi terjadi kemacetan saat puncak arus mudik," sebut Salim.
Baca juga: Nenek di Mojokerto jadi Korban Perampasan, Kalung Emas 7 Gram Raib
Sementara itu, dua titik troublespot lainnya terletak di kawasan Kota Mojokerto, yakni Simpang 3 Sanrio dan Simpang 4 PMI.
"Kedua simpang ini biasanya mulai mengalami kepadatan kendaraan sejak H-4 hingga H-1 Hari Raya Idul Fitri," katanya.
Editor : Zein Muhammad