Curanmor di Rumah Kos Depan Masjid Maryam Surabaya, Satu Motor Matik Raib

Reporter : Yasin
Tangkapan layar kamera CCTV aksi curanmor di Manyar Sambongan (dok.istimewa)

selalu.id - Berhati-hatilah menjaga keamanan rumah anda selama menjelang perayaan Idul Fitri 1447 H ini. Sebab pemilik rumah kos-kosan di Manyar Sambongan 102, Surabaya baru saja jadi korban curanmor. Akibat kejadian di depan masjid Maryam itu, satu motor matik raib digondol pelaku.

Kejadian naas itu terjadi Sabtu malam (14/3/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Dari rekaman kamera pemantau (CCTV), terlihat satu orang pria memasuki pintu kos di sisi barat pagar, kemudian memantau beberapa sepeda motor yang terparkir. 

Baca juga: Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Beberapa menit kemudian, pria berbaju hitam itu keluar lagi untuk berkomunikasi dengan rekannya yang menunggu di luar pagar. Tak berselang lama, pelaku kembali masuk dan dengan tenang membawa pergi sebuah motor melalui pintu timur rumah.

Pemilik rumah Khairurizal tak menyangka kejadian itu berlangsung hanya beberapa meter  saja dari posisinya saat itu. "Saya gak denger ada orang masuk, padahal saya ada di ruang tamu lagi di depan laptop dan pakai headset," ujarnya kepada selalu.id.

Baca juga: Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Rizal mengaku pada saat itu kondisi di sekitar pemukimannya sedang ramai. Sebab masjid Maryam yang tepat berada di depan rumahnya, sedang mempersiapkan malam iktikaf Ramadan. "Karena kondisi ramai, saya merasa rumah saya aman saja. Tapi gak jamin ternyata," tambah Rizal. 

Diketahui motor yang dibawa oleh dua orang pelaku curanmor melalui CCTV itu bermerk Yamaha tipe Freego 150cc. Sementara beberapa motor lain yang terparkir di teras kos masih berada di tempatnya.

Baca juga: Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Setelah megetahui motornya raib, Rizal mengaku langsung melaporkannya ke pihak berwenang. "Sudah saya laporkan ke Polsek Gubeng, semoga bisa segera ditangani," ujar bapak tiga anak ini. 

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru