selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan komitmennya memastikan penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), tepat sasaran dengan memprioritaskan warga miskin Kota Pahlawan.
Ia menyoroti masih adanya potensi zakat yang dihimpun dari warga Surabaya namun justru disalurkan ke luar daerah.
Baca juga: DPRD Surabaya Minta Pembinaan Pengemis Diperkuat, Bukan Hanya Razia
Pernyataan itu disampaikan Eri saat membuka kegiatan Garage Day yang digelar serentak di 31 kecamatan, Senin (2/3/2026) kemarin.
Eri menegaskan, zakat yang dikumpulkan dari warga Surabaya seharusnya lebih dulu dimanfaatkan untuk membantu masyarakat sekitar yang membutuhkan.
“Kalau mengumpulkan uang di Surabaya, tapi mengeluarkan zakat kadang ke luar dari Kota Surabaya. Padahal tetangga sendiri itu masih ada yang tidak punya,” jelasnya.
Karena itu, ia memastikan akan menindak tegas Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang tidak transparan dalam pelaporan maupun tidak memprioritaskan warga lokal sebagai penerima manfaat. Bahkan, sanksi administratif hingga penutupan lembaga bisa diberlakukan sesuai aturan.
Eri mengaku telah berkoordinasi dengan Kementerian Agama untuk memperkuat pengawasan administrasi dan laporan penyaluran zakat.
Baca juga: DPRD Minta Penandaan Bangunan Dihentikan Imbas Pelabaran Sungai Kalianak Surabaya
Menurutnya, setiap LAZ wajib melaporkan secara rinci data penerima manfaat dari dana yang dihimpun.
“Saya tanya sama Kemenag, kalau misal dia tidak mau, bagaimana aturannya. Aturannya dia gak mau bisa ditutup, kalau dia tidak menjalankan,” tegasnya.
Ia berharap seluruh lembaga pengelola ZIS tetap memaksimalkan penghimpunan dana di Surabaya, namun mengutamakan penyaluran bagi warga Surabaya terlebih dahulu sebelum ke daerah lain.
Selain penertiban tata kelola zakat, Eri juga menyinggung pentingnya solidaritas sosial untuk menekan kesenjangan ekonomi.
Baca juga: Listrik Padam hingga 4 Jam Lebih Terjadi di Kedung Tarukan Surabaya, Belum Ada Petugas
Ia mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) dan warga mampu lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar.
Menurut Eri, kegiatan Garage Day menjadi salah satu wujud nyata berbagi rezeki kepada masyarakat. Tahun ini, partisipasi ASN dalam kegiatan tersebut disebutnya meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Sebagian harta kita itu adalah milik orang-orang yang berhak, yang dititipkan oleh Tuhan kepada kita. Maka kita punya kewajiban untuk mengeluarkan,” pungkas dia.
Editor : Zein Muhammad