Libatkan LKPP dan ITS, Surabaya Konsolidasikan Pengadaan Semen untuk Proyek 2026

Reporter : Ade Resty
Foto: Kepala BPBJAP Kota Surabaya, Aly Murtadlo

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai menyiapkan kebutuhan proyek infrastruktur tahun 2026 dari sisi hulu. Salah satunya melalui konsolidasi pengadaan bahan material konstruksi berupa semen yang diumumkan secara terbuka kepada pelaku usaha.

 

Baca juga: Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa

Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya pemkot memperkuat tata kelola pengadaan barang dan jasa, sekaligus membuka ruang partisipasi seluas-luasnya bagi prinsipal, pabrikan, produsen, hingga penyedia material konstruksi yang memenuhi kualifikasi.

 

Kepala Bagian Pengadaan Barang/Jasa dan Administrasi Pembangunan (BPBJAP) Kota Surabaya, Aly Murtadlo, mengatakan paket tersebut difokuskan untuk memenuhi kebutuhan material strategis penunjang pembangunan infrastruktur kota pada Tahun Anggaran (TA) 2026.

 

“Paket pengadaan ini mencakup penyediaan material konstruksi berupa semen yang telah ditetapkan sesuai spesifikasi teknis,” ujar Aly, Rabu (28/1/2026).

 

Ia menjelaskan, seluruh pembiayaan pengadaan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Surabaya TA 2026. Dalam prosesnya, penyusunan konsolidasi pengadaan mendapat pendampingan dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

 

Selain itu, pemkot juga melibatkan tenaga ahli sipil dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya untuk memastikan kesesuaian teknis dan kebutuhan riil di lapangan.

 

“Pendampingan ini dilakukan agar seluruh tahapan konsolidasi berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, berbasis data kebutuhan riil, serta mengedepankan prinsip efisiensi, efektivitas, dan transparansi,” jelasnya.

Baca juga: Pemkot Surabaya Putus 2 Kontraktor Proyek Pompa Air Karena Wanprestasi

 

Menurut Aly, langkah ini diharapkan membuat proses pengadaan lebih terukur dan akuntabel, sekaligus mendorong peningkatan kualitas pembangunan infrastruktur di Surabaya pada 2026 mendatang.

 

Proses pengadaan dijadwalkan berlangsung melalui Bagian Pengadaan Barang/Jasa dan Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Surabaya. Informasi lengkap terkait pengumuman konsolidasi pengadaan dapat diakses melalui portal resmi Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Kota Surabaya.

 

Pemkot juga menyediakan dokumen pemilihan yang memuat jadwal kegiatan, persyaratan, serta pedoman pelaksanaan bagi calon peserta. Dokumen tersebut dapat diunduh sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.

Baca juga: Rapor Merah Dari DPRD Surabaya untuk Setahun Kepemimpinan Eri-Armuji

 

Adapun jadwal pengumuman dan pengunduhan dokumen pemilihan beserta spesifikasi teknis berlangsung pada 22–28 Januari 2026. Sementara pemasukan atau unggah dokumen penawaran dijadwalkan pada 28 Januari hingga 3 Februari 2026.

 

Aly berharap konsolidasi ini mampu menjaring penyedia yang kompeten dan profesional guna mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur Kota Surabaya.

 

“Kami mengundang seluruh prinsipal, pabrikan, produsen, serta penyedia material konstruksi yang memenuhi kualifikasi untuk berpartisipasi,” pungkasnya.

Editor : Ading

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru