selalu.id - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kediri Kota Polda Jawa Timur mengungkap kasus pencurian sepeda motor (curanmor) dan berhasil mengamankan dua orang tersangka beserta barang bukti berupa lima unit sepeda motor.
Baca juga: Dalam Hitungan Detik, Motor Karyawan Apotek Di Surabaya Digondol Maling
Kedua tersangka yang diamankan berinisial WN (29 tahun) warga Prambon Kabupaten Nganjuk dan SN (33 tahun) warga Kabupaten Sidoarjo. Dari pengungkapan kasus ini, polisi menyita empat unit motor yang diduga hasil curian dan satu unit motor yang digunakan sebagai sarana untuk melakukan kejahatan.
Kepala Satuan Reskrim Polres Kediri Kota AKP Cipto Dwi Leksana, S.Tr.K., S.I.K., M.H. menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers di Markas Polres Kediri Kota pada hari Rabu (13/1/2026).
"Kami berhasil mengamankan barang bukti berupa empat unit sepeda motor hasil curian dan satu unit motor sebagai alat pelaku kejahatan," ujar AKP Cipto kepada selalu.id
Baca juga: Kapolrestabes Surabaya Instruksikan Tembak Ditempat Pelaku Curanmor Membahayakan
Kasus ini awalnya terungkap setelah seorang warga Desa Tarokan, Kecamatan Tarokan melaporkan hilangnya sepeda motor Honda Supra X 125 miliknya. Pelapor menjelaskan bahwa motor tersebut diparkir di pinggir persawahan saat ia sedang memupuk tanaman jagung, dan ketika selesai beraktivitas, motornya sudah tidak ada di tempatnya.
Setelah menerima laporan, Unit Reserse Mobil (Resmob) Satreskrim Polres Kediri Kota bekerja sama dengan Unit Reskrim Polsek Tarokan melakukan penyelidikan di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas melakukan pemeriksaan dan mengacu pada rekaman Closed-Circuit Television (CCTV) di sekitar lokasi untuk melacak jejak pelaku.
Baca juga: Gratis Tanpa Pungutan, 800 Kendaraan Dikembalikan di Bazar Ranmor Surabaya
Berdasarkan hasil penyelidikan dan pelacakan, tim penyidik berhasil menemukan lokasi tersangka dan melakukan penangkapan. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, kedua tersangka mengakui telah melakukan tindakan pencurian lebih dari satu kali.
Ia juga meminta dukungan doa agar proses pengungkapan kasus dapat berjalan lancar dan seluruh korban dapat mendapatkan keadilan. "Saat ini kami masih melakukan pendalaman penyelidikan untuk mengungkap seluruh lokasi tempat kejadian perkara yang telah dilakukan oleh tersangka," tandas AKP Cipto.
Editor : Ading