Ditetapkan jadi Ketua DPC PDIP Surabaya, Armuji Diapresiasi Fuad Benardi Adaptif pada Pemilih Muda

Reporter : Ade Resty
Anggota DPRD Jawa Timur, Fuad Bernardi

selalu.id – Kader PDI Perjuangan Jawa Timur, Fuad Benardi, menyambut penetapan Armuji sebagai Ketua DPC PDIP Surabaya periode 2025–2030. 

Menurutnya, keputusan tersebut sejalan dengan arah kebijakan partai, baik di tingkat DPP maupun DPD, terutama dalam menghadapi tantangan elektoral ke depan.

Baca juga: Hujan Angin Terjang Surabaya: Genteng Rumah Warga Berterbangan, Sejumlah Pohon Juga Tumbang

Fuad yang juga baru menjabat jadi Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana, Kesehatan, Perempuan, dan Anak di kepengurusan DPC PDIP Surabaya menilai Armuji sebagai figur senior yang tetap adaptif dengan perkembangan zaman.

“Alhamdulillah, Cak Armuji terpilih sebagai Ketua DPC PDIP Surabaya. Walaupun secara usia beliau senior, tetapi secara pergerakan dan inovasi sangat seperti anak muda,” ujar Fuad kepada Selalu.id.

Menurut Fuad, keaktifan Armuji di berbagai platform media sosial menjadi bukti kuat kemampuannya menjangkau pemilih milenial dan generasi Z, segmen pemilih yang akan menjadi penentu pada Pemilu 2029.

Baca juga: Jelang HUT ke-18, Gerindra Surabaya Gelar Cek Kesehatan Gratis pada Lansia 

“Kontennya viral, yang datang ke kegiatan juga anak-anak muda. Ini sejalan dengan arahan DPP dan DPD bahwa kepengurusan ke depan harus mampu menggaet pemilih milenial dan gen Z, yang secara data memang mayoritas pemilih di Surabaya,” jelasnya.

Fuad menambahkan, posisi Armuji sebagai Wakil Wali Kota Surabaya merupakan modal strategis bagi PDIP dalam menyelaraskan kerja partai dan kebijakan pemerintahan, tanpa meninggalkan fungsi pengawasan dan penguatan basis rakyat.

“Beliau Wakil Wali Kota, sehingga bisa mendorong kebijakan yang berdampak positif bagi masyarakat sekaligus berkontribusi pada penguatan elektoral partai menuju Pemilu 2029,” imbuhnya.

Baca juga: Pelindo Petikemas Luruskan Kabar Antrean Kapal di Pelabuhan Tanjung Perak 

Terkait agenda politik ke depan, Fuad menegaskan bahwa fokus awal kepengurusan baru PDIP Surabaya adalah mengembalikan perolehan kursi legislatif yang menurun pada Pemilu 2024.

“Target awal jelas, mengembalikan kursi yang hilang. Di 2024 kemarin PDIP Surabaya dari 15 kursi turun menjadi 11. Itu yang harus direbut kembali,” tegasnya.

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru