selalu.id - Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) Surabaya bidang UMKM dan Ekonomi Kreatif menggelar pertemuan di Wisata Kampung Kue, Rungkut Surabaya.
Acara yang dihadiri oleh wakil ketua HPN Surabaya,Fuad Benardi tersebut berlangsung gayeng.
Baca juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari
Fuad mengatakan bahwa UMKM harus ada kolaborasi agar bisa saling menguatkan, salah satu contoh ya kampung kue ini yang bisa memberdayakan banyak warga sekitar sehingga mempunyai penghasilan.
"Apalagi saat ini ada aplikasi Pemerintah Kota Surabaya E-Peken yang bisa dimanfaatkan para UMKM Surabaya untuk menambah penghasilan," ujar Fuad.
Baca juga: Gandeng UNDP, Cara Pemerintah Cegah Pencemaran Plastik Sungai di Surabaya
Ketua HPN, Alaik S. Hadi mengatakan bahwa kopi darat ini sebagai sarana silaturahmi juga untuk membahas langkah ke depan terkait program UMKM HPN ke depan.
"Kita harus punya program yang berbasis pemberdayaan masyarakat," jelasnya.
Baca juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya
Sementara itu, Kepala Biro UMKM dan Ekonomi Kreatif HPN, Eko Mardiono mengatakan bahwa kegiatan kopi darat (kopdar) ini akan berlangsung secara rutin agar tercipta sinergi yang bermanfaat.
"Paling ndak sebulan sekali dan di beberapa tempat anggota HPN sambil meramaikan tempat usaha para anggota," pungkasnya. (SL1)
Editor : Redaksi