selalu.id - PT Pelindo Daya Sejahtera (PDS) menggelar Pelatihan Bahasa Isyarat Indonesia bagi petugas frontliner di Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara, Surabaya. Kegiatan ini digelar dalam rangka peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025 dan persiapan pelayanan jelang Natal dan Tahun Baru.
Baca juga: Sengketa Lahan Kakek Wawan vs Pelindo Ramai, DPRD Surabaya Minta Publik Tak Seret MBG
Pelatihan diikuti 30 peserta yang terdiri dari tim manajemen operasional PDS, petugas keamanan, dan petugas kebersihan. PDS menghadirkan narasumber dari Pusat Bahasa Isyarat Indonesia (Pusbisindo).
Koordinator Pusbisindo Adhien Fadhli memberikan materi seputar kultur tuli dan prinsip komunikasi visual. Guru Bahasa Isyarat Ernasta Oktaviyani mengajarkan teknik dasar komunikasi BISINDO serta praktik interaksi yang tepat di lingkungan pelayanan.
Baca juga: Arus Peti Kemas Tembus 13,34 Juta TEUs, Tumbuh 6,87 Persen
Direktur Utama PDS M Fatkhurroji menyebut pelatihan ini penting untuk mendukung pelayanan kepada seluruh penumpang. "Pelabuhan adalah ruang publik yang harus bisa menyambut semua orang. Inklusivitas bukan tren, ini adalah standar layanan yang ingin terus kami bangun," ujarnya kepada selalu.id, Rabu (3/12/2025).
Materi pelatihan meliputi pengenalan huruf dan angka BISINDO, sapaan dasar, teknik komunikasi yang menghargai, serta simulasi dalam skenario pelayanan. Peserta juga diberi arahan mengenai etika komunikasi dengan penyandang disabilitas tuli.
Baca juga: Naik 3 Persen, Pelindo Regional 3 Layani 373 Ribu Penumpang Nataru 2025/2026
Pelatihan ini menjadi bagian peningkatan kompetensi petugas untuk menghadapi lonjakan aktivitas penumpang selama periode Nataru di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.
Editor : Ading