Pertahankan Juara Umum Porprov Jatim, Atlet Surabaya Terima Bonus Rp42,7 Miliar dari Pemkot

Reporter : Ade Resty

selalu.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memberikan bonus sebesar Rp42,7 miliar kepada atlet dan pelatih berprestasi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025. Bonus ini diserahkan usai proses verifikasi berlapis bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Surabaya dan KONI Jawa Timur.

 

Baca juga: Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa

Penyerahan berlangsung di halaman Balai Kota Surabaya, Rabu (8/10/2025) malam, sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras atlet yang kembali mengantarkan Surabaya mempertahankan gelar juara umum.

 

Salah satu penerima bonus, Cyrila Aurora Khanza Paramesti (13), atlet judo peraih medali perak, mengaku bangga membawa nama Surabaya di ajang Porprov. “Rasanya senang banget, karena cita-cita saya menjadi angkatan, maka saya berproses di latihan ini untuk mengejar sebuah cita-cita,” ujarnya.

 

Khanza menegaskan bahwa prestasi lebih utama dibanding bonus. “Harapannya ke depan saya jauh lebih baik, inginnya mengharumkan nama Surabaya yang lebih baik lagi untuk mendapatkan emas di ajang selanjutnya,” katanya. (ADV)

 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. “Alhamdulillah setelah diverifikasi oleh teman-teman KONI dan disampaikan hasil turun dari verifikasi KONI Jawa Timur, baru kita bagi bonusnya,” kata Eri.

 

Ia menjelaskan, verifikasi dilakukan ketat untuk memastikan keakuratan data atlet penerima. “Kami selalu meminta verifikasi ke KONI Surabaya dan KONI Jawa Timur agar atlet yang dapat emas benar-benar pas,” tegasnya.

 

Eri menyebut total anggaran bonus disesuaikan dengan perubahan perolehan medali, terutama karena peningkatan jumlah medali perak. “Total anggaran yang kami keluarkan Rp42.702.300.000 untuk memberikan bonus kepada atlet-atlet Kota Surabaya,” ujarnya.

Baca juga: Pemkot Surabaya Putus 2 Kontraktor Proyek Pompa Air Karena Wanprestasi

 

Meski demikian, ia menekankan bahwa bonus bukan ukuran utama perjuangan atlet. “Bonus ini adalah penghargaan dari Pemkot Surabaya kepada seseorang yang membawa nama baik dan menjaga marwah Kota Surabaya,” tambahnya.

 

Eri juga menargetkan Surabaya mempertahankan gelar juara umum pada Porprov X Jatim 2027 dengan perolehan 250 medali emas.

 

Ketua KONI Surabaya, Hoslih Abdullah, menyampaikan Surabaya sukses meraih 198 medali emas, 133 perak, dan 138 perunggu pada Porprov IX Jatim di Malang Raya. “Kota Surabaya berhasil mempertahankan juara umum yang ke-9 kalinya,” ujarnya.

 

Baca juga: Rapor Merah Dari DPRD Surabaya untuk Setahun Kepemimpinan Eri-Armuji

Hoslih menyebut dukungan Pemkot sangat besar terhadap pembinaan atlet. “Terima kasih Pak Eri, dorongannya luar biasa. Sebetulnya target 200 medali emas tercapai, tapi cabor anggar dihentikan dan tidak dihitung medalinya,” jelasnya.

 

Ia menjelaskan, proses penetapan penerima bonus dilakukan transparan dengan merujuk pada hasil verifikasi KONI Jatim. “Kalau kita yang menentukan sendiri nanti keliru. Mereka di KONI Jatim sudah punya tim dan laporan dari teknikal delegate cabor,” ujarnya.

 

Hoslih menambahkan, proses pencairan bonus membutuhkan waktu karena pemeriksaan ulang data atlet dilakukan agar tidak terjadi kesalahan. “Kalau prosesnya sudah benar, pasti kita lebih cepat dari kabupaten/kota lainnya,” katanya.

 

Editor : Ading

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru