Surabaya Lumpuh Akibat Demo Ricuh, Ekonomi Lokal Terancam

Reporter : Dony Maulana
Salah satu bisnis yang tutup karena demo di Surabaya

selalu.id – Aksi solidaritas yang berujung ricuh di pusat Kota Surabaya, Jumat sore (29/8/2025), membuat aktivitas ekonomi di kawasan Jalan Basuki Rahmat lumpuh. Ratusan massa bentrok dengan aparat gabungan Polda Jatim dan Polrestabes Surabaya, memaksa sejumlah warung makan hingga restoran besar menutup lebih awal.

 

Baca juga: Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Kericuhan dipicu tuntutan massa terkait dugaan kekerasan aparat yang menewaskan seorang pengemudi ojek online di Jakarta. Situasi kemudian memanas hingga aparat menurunkan pasukan pengendali massa.

 

“Keselamatan pelanggan adalah prioritas utama, jadi kami tutup pintu dan blokade akses,” kata Galang Ardi, karyawan restoran cepat saji Burger King.

Baca juga: Hujan Disertai Angin di Surabaya Juga Tumbangkan 30 Pohon

 

Pantauan selalu.id, ruas jalan sekitar lokasi macet parah. Beberapa pelaku usaha mengaku merugi karena harus menghentikan operasional di waktu yang biasanya ramai. “Kami terpaksa tutup lebih awal karena takut terkena imbas demo,” kata seorang pemilik warung makan.

Baca juga: Hujan Angin Terjang Surabaya: Genteng Rumah Warga Berterbangan, Sejumlah Pohon Juga Tumbang

 

Hingga malam, kondisi di sekitar Basuki Rahmat masih belum kondusif. Aparat terus berjaga mengantisipasi aksi susulan. Kerugian usaha akibat ricuh demo ini diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Editor : Ading

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru