selalu.id – Infinix resmi membuka Infinix Gaming Akademia 2025 Season 2 di SMA Kristen Petra 2 Surabaya, Rabu (13/8/2025). Program ini diklaim sebagai sekolah mobile gaming tingkat SMA pertama di Indonesia yang menggabungkan pelatihan profesional dengan pendidikan akademik.
Baca juga: Inovasi Anti Lowbat, Infinix dan Janji Jiwa Hadirkan Wireless Charging Spot
Head of Marketing Infinix Indonesia, Sergio Ticoalu, mengatakan Surabaya menjadi kota penting dalam pengembangan program ini. “Dengan arahan, pembinaan, dan fasilitas yang tepat, siswa bisa menjadikan minat mereka sebagai jalur prestasi dan peluang karier. Potensi anak muda Indonesia harus bersinar di panggung nasional maupun internasional tanpa mengorbankan pendidikan,” ujarnya.
Di SMA Petra 2, Infinix meresmikan Dedicated Gaming Lab berisi meja dan kursi gaming, TV monitor, serta 10 unit Infinix GT 30 Pro, ponsel AI Gaming berperforma tinggi. Peresmian ini dihadiri Livi, ONIC MDL Pro Player, yang membagikan pengalaman berkarier di dunia esports.
Baca juga: Infinix Launching HOT 40 Pro dan HOT 40i, Begini Spesifikasi Unggulannya
Untuk pembinaan, Infinix menggandeng platform esports GGWP dan menghadirkan coach profesional Yusak “Ragnolz” Kurniawan. Selama satu tahun, siswa akan mempelajari strategi, mekanik permainan, analisis lawan, manajemen waktu, disiplin, hingga kesehatan mental.
Selain melahirkan atlet profesional, kurikulum juga membuka peluang karier lain seperti kreator konten, shoutcaster, analis, dan pelatih. “Selain keterampilan teknis, kami juga menekankan sportivitas dan kesehatan mental. Ini sejalan dengan pesan di film pendek Silent Gamers yang kami rilis, soal bahaya perilaku toxic di dunia esports,” tambah Sergio.
Baca juga: Digital MTHQ 2023 Sukses Digelar, Bamusi Jatim: Bukti PDIP Peduli Pendidikan dan Keagamaan
Gaming Akademia pertama kali diluncurkan pada Maret 2025 di lima sekolah di Jakarta. Kini, musim kedua hadir di Surabaya, Bandung, Jakarta, dan Denpasar. “Kami berharap Surabaya sebagai salah satu kota digital terbaik di Indonesia bisa melahirkan talenta esports yang percaya diri bersaing di level nasional bahkan internasional,” pungkasnya.
Editor : Ading