Terminal Batang Rampung, Pelindo Siap Gelar Uji Coba Operasional

Reporter : Dony Maulana
Pelindo

selalu.id – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) telah menyelesaikan pembangunan Terminal Batang Tahap I di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) dan siap memasuki tahap uji coba operasional. Proyek Strategis Nasional (PSN) ini ditujukan untuk meningkatkan efisiensi logistik dan daya saing industri di Jawa Tengah.

 

Baca juga: Sengketa Lahan Kakek Wawan vs Pelindo Ramai, DPRD Surabaya Minta Publik Tak Seret MBG

Serah Terima Pertama (PHO) antara Pelindo dan kontraktor PT Brantas Abipraya dilaksanakan pada 21 Juli 2025, menandai selesainya seluruh konstruksi tahap pertama. Executive Director 3 Pelindo, Daru Wicaksono Julianto, menyatakan bahwa terminal ini akan menjadi simpul distribusi barang yang efisien dan terintegrasi.

 

"Terminal Batang akan mendukung pertumbuhan industri di kawasan strategis ini," kata Daru kepada selalu.id, Senin (4/8/2025).

 

Infrastruktur tahap I mencakup causeway sepanjang 350 meter, trestle 361 meter, dan dermaga 152 meter dengan kedalaman kolam -5 meter yang ditargetkan menjadi -10,5 meter setelah pengerukan. Dermaga ini mampu menampung kapal hingga 10.000 DWT. Area penumpukan seluas 2 hektare disiapkan untuk curah kering, curah cair, peti kemas, dan kargo umum. Fasilitas lain meliputi kantor operasional, akses jalan, sistem utilitas, dan keamanan terintegrasi.

Baca juga: Arus Peti Kemas Tembus 13,34 Juta TEUs, Tumbuh 6,87 Persen

 

Pasokan listrik dari PLN sebesar 82,5 kVA (380 volt) telah terhubung sejak 18 Juli 2025. Pelindo juga telah memperoleh seluruh izin operasional yang dibutuhkan dari Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Kabupaten Batang.

 

Baca juga: Naik 3 Persen, Pelindo Regional 3 Layani 373 Ribu Penumpang Nataru 2025/2026

"Tim kami telah bekerja optimal dalam pengurusan perizinan dan administrasi," ujar Daru.

 

Uji coba operasional akan segera dilakukan. Terminal Multipurpose Batang diproyeksikan mempercepat distribusi logistik di wilayah Batang dan memperkuat jaringan pelabuhan nasional.

Editor : Ading

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru