Rabu, 22 Jul 2026 02:36 WIB

Mobile Legends Jadi Ekskul di SD dan SMP Surabaya, Ini Penjelasan Dispendik

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 22 Mei 2025 14:15 WIB
Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruh
Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruh

selalu.id – Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya tengah menyiapkan program ekstrakurikuler e-sport Mobile Legends untuk siswa jenjang SD dan SMP.

 

Baca Juga: Kapolres Nganjuk Esport Competition 2026 Digelar: Jaring Atlet, Sinergi dengan Masyarakat

Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruh, menyatakan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya menyesuaikan arah pendidikan dengan minat dan kebiasaan anak di era digital.

 

Menurut Yusuf, kebiasaan bermain gim dapat menjadi peluang pengembangan diri jika diarahkan secara positif.

 

“Anak-anak sekarang hidup di era digital, dan itu tidak bisa kita pungkiri. Maka dari itu, minat mereka perlu disalurkan agar lebih terarah,” ujar Yusuf usai hearing di Kantor DPRD Surabaya, Rabu (22/5/2025).

 

Yusuf menegaskan bahwa program Mobile Legends bukan sekadar permainan, tetapi akan dikemas secara edukatif.

 

Baca Juga: Siswa PAUD-TK di Surabaya Bakal Terima Beasiswa, Ini Nominal dan Kriteria yang Dapat

Program ini akan dikaitkan dengan pengembangan soft skill, seperti strategi, kerja sama tim, komunikasi, serta pengenalan teknologi digital secara sehat.

 

“Harapan kami, seperti anak-anak yang kemarin ikut penelitian belia dan sudah bisa membuat aplikasi ramah digital, lewat Mobile Legends mereka bisa belajar nilai strategis dan etika digital,” ujarnya.

 

Yusuf menambahkan, Dispendik juga membuka peluang integrasi materi e-sport ke dalam berbagai bidang studi, bergantung pada pendekatan dan kreativitas guru.

Baca Juga: Bahasa Inggris Wajib 2027, Pemkot Surabaya Klaim Sudah Jalankan Program Sejak PAUD

 

Dispendik akan bekerja sama dengan komunitas e-sport dan pelatih profesional. Pelatihan dilakukan secara bertahap, dimulai dari sekolah-sekolah percontohan di beberapa wilayah.

 

“Kita mulai dari wilayah tertentu, kemudian diimbaskan ke sekolah lain. Kami akan menggandeng komunitas e-sport untuk pelatihan,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.