Kamis, 24 Sep 2026 22:11 WIB

Serap Aspirasi UKT, Sampah, hingga PKL ala Malioboro, Ajeng Wira Wati Janji Kawal di DPRD

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 20 Mei 2025 13:16 WIB
Ajeng Wira Wati, Anggota DPRD Kota Surabaya
Ajeng Wira Wati, Anggota DPRD Kota Surabaya

selalu.id – Anggota DPRD Kota Surabaya, Ajeng Wira Wati, menyerap berbagai aspirasi warga saat menggelar reses di enam kecamatan, yakni Bubutan, Genteng, Gubeng, Krembangan, Simokerto, dan Tegalsari.

 

Baca Juga: Pungli Rekrutmen Pemkot Surabaya: Jangan Cuma Tangkap Kroco, Seret Penikmat Aliran Dananya!

Ketua Fraksi Partai Gerindra itu menyebut mayoritas keluhan warga berkaitan dengan layanan publik dan kebutuhan dasar. Salah satu yang paling sering disampaikan adalah tingginya Uang Kuliah Tunggal (UKT), terutama di perguruan tinggi negeri.

 

“Warga merasa terbebani dengan UKT yang terus naik, terutama yang anaknya kuliah di PTN,” ujar Ajeng, Selasa (20/5/2025).

 

Selain itu, warga juga menyoroti kurangnya transparansi dalam penyaluran bantuan seragam sekolah gratis (gamis dan pramis) dari kelurahan. Banyak orang tua mengaku belum mendapat informasi yang merata terkait program tersebut.

 

Masalah kebersihan turut menjadi sorotan. Ajeng mencatat keluhan soal keterlambatan pengangkutan sampah hampir di semua kecamatan yang ia kunjungi.

 

“Sampah menumpuk, lingkungan jadi kumuh, bahkan bisa menimbulkan penyakit. Warga berharap pengangkutan dilakukan lebih rutin dan tepat waktu,” jelasnya.

 

Baca Juga: DPRD Surabaya Telusuri Riwayat Tanah di Karangpoh, BPN Mangkir RDP

Di luar isu layanan dasar, aspirasi bidang seni dan budaya juga mengemuka. Warga mendorong dukungan nyata terhadap pelestarian budaya lokal, seperti tari remo dan ludruk, termasuk beasiswa bagi anak-anak yang aktif di bidang tersebut.

 

“Ini penting agar kesenian khas Surabaya tetap hidup dan berkembang,” ujarnya.

 

Dari sisi ekonomi, warga Karang Menjangan mengusulkan penataan pedagang kaki lima (PKL) dengan konsep ala Malioboro, Yogyakarta. Konsep ini diharapkan menciptakan kawasan yang tertata, nyaman, sekaligus menghidupkan ekonomi lokal.

 

Baca Juga: Kisah Tifa, Siswi SMKN 5 Surabaya Tak Mampu Beli Seragam Tapi Tercatat Kaya

“Jika ditata baik, Karang Menjangan bisa jadi ikon baru kota yang mendukung pelaku UMKM,” kata Ajeng.

 

Ia menegaskan seluruh aspirasi tersebut akan dibawa ke DPRD dan diperjuangkan agar masuk dalam program kerja Pemkot Surabaya.

 

“Semua masukan warga akan kami kawal agar ditindaklanjuti. Suara warga adalah dasar kebijakan,” tandasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jalan Karangbong Sidoarjo Dalam Ancaman Banjir dan Kerusakan, DPRD Bilang Begini

Selain infrastruktur fisik, ulah kendaraan bertonase besar yang melintas tidak sesuai jam operasional turut memicu kerusakan.

Momen Siswa SMP Labschool Unesa 3 Surabaya dan Mahasiswa Asing Belajar Bahasa hingga Kuliner Tradisional

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen nyata SMP Labschool Unesa 3 dalam mencetak generasi muda yang berwawasan global tanpa melupakan akar budaya.

Kapasitas Pelabuhan Meningkat, Pakar UGM: Integrasi Logistik Darat jangan Diabaikan!

Prof. Kuncoro Harto Widodo, mengatakan pertumbuhan arus peti kemas perlu diimbangi dengan penguatan seluruh simpul dalam ekosistem logistik. 

6,1 Juta Batang Rokok dan Ribuan Liter Miras di Pasuruan Dimusnahkan

Gus Shobih menyebut tindakan ini juga bagian dari transparansi dan akuntabilitas pengelolaan Barang Menjadi Milik Negara (BMMN) hasil operasi penindakan.

Polda Jatim Bongkar Penipuan Kripto dan Saham Jaringan Internasional, Sita Uang Rp81,5 M

Atas ungkap ini, Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto pun mewanti-wanti masyarakat agar tidak gampang tergiur iming-iming investasi berimbal hasil tidak wajar.

7 Jam Geledah BPN Jatim, Ini Barang Bukti yang Disita KPK

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut perkara dugaan korupsi yang sebelumnya diungkap tim lembaga antirasuah di BPN Kota Mojokerto.