Selasa, 21 Jul 2026 14:53 WIB

Serap Aspirasi UKT, Sampah, hingga PKL ala Malioboro, Ajeng Wira Wati Janji Kawal di DPRD

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 20 Mei 2025 13:16 WIB
Ajeng Wira Wati, Anggota DPRD Kota Surabaya
Ajeng Wira Wati, Anggota DPRD Kota Surabaya

selalu.id – Anggota DPRD Kota Surabaya, Ajeng Wira Wati, menyerap berbagai aspirasi warga saat menggelar reses di enam kecamatan, yakni Bubutan, Genteng, Gubeng, Krembangan, Simokerto, dan Tegalsari.

 

Baca Juga: DPRD Surabaya Ingatkan Banyaknya Aduan Hotline jadi Alarm Kinerja Kelurahan dan Kecamatan

Ketua Fraksi Partai Gerindra itu menyebut mayoritas keluhan warga berkaitan dengan layanan publik dan kebutuhan dasar. Salah satu yang paling sering disampaikan adalah tingginya Uang Kuliah Tunggal (UKT), terutama di perguruan tinggi negeri.

 

“Warga merasa terbebani dengan UKT yang terus naik, terutama yang anaknya kuliah di PTN,” ujar Ajeng, Selasa (20/5/2025).

 

Selain itu, warga juga menyoroti kurangnya transparansi dalam penyaluran bantuan seragam sekolah gratis (gamis dan pramis) dari kelurahan. Banyak orang tua mengaku belum mendapat informasi yang merata terkait program tersebut.

 

Masalah kebersihan turut menjadi sorotan. Ajeng mencatat keluhan soal keterlambatan pengangkutan sampah hampir di semua kecamatan yang ia kunjungi.

 

“Sampah menumpuk, lingkungan jadi kumuh, bahkan bisa menimbulkan penyakit. Warga berharap pengangkutan dilakukan lebih rutin dan tepat waktu,” jelasnya.

 

Baca Juga: Menanti Pembenahan Akses dan Lahan Parkir di Wisata Hutan Kota Pakal Surabaya

Di luar isu layanan dasar, aspirasi bidang seni dan budaya juga mengemuka. Warga mendorong dukungan nyata terhadap pelestarian budaya lokal, seperti tari remo dan ludruk, termasuk beasiswa bagi anak-anak yang aktif di bidang tersebut.

 

“Ini penting agar kesenian khas Surabaya tetap hidup dan berkembang,” ujarnya.

 

Dari sisi ekonomi, warga Karang Menjangan mengusulkan penataan pedagang kaki lima (PKL) dengan konsep ala Malioboro, Yogyakarta. Konsep ini diharapkan menciptakan kawasan yang tertata, nyaman, sekaligus menghidupkan ekonomi lokal.

 

Baca Juga: Revitalisasi Pasar Surabaya: Menjaga Urat Nadi UMKM, Bukan Sekadar Percantik Bangunan

“Jika ditata baik, Karang Menjangan bisa jadi ikon baru kota yang mendukung pelaku UMKM,” kata Ajeng.

 

Ia menegaskan seluruh aspirasi tersebut akan dibawa ke DPRD dan diperjuangkan agar masuk dalam program kerja Pemkot Surabaya.

 

“Semua masukan warga akan kami kawal agar ditindaklanjuti. Suara warga adalah dasar kebijakan,” tandasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.