Rabu, 30 Sep 2026 05:24 WIB

Gelar Lomba Kreativitas, Golkar Dorong Oleh-Oleh Baru Khas Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 01 Mei 2025 10:56 WIB
Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya, Arif Fathoni
Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya, Arif Fathoni

selalu.id - Menjelang Hari Jadi ke-732 Kota Surabaya, DPD Partai Golkar Kota Surabaya menggelar lomba kreativitas pembuatan oleh-oleh khas yang belum pernah ada sebelumnya.

 

Baca Juga: Ditanya Peluang Eri Cahyadi, Ketua Golkar Jatim Malah Spil Nama Blegur untuk Pilgub 2029

Produk oleh-oleh dapat berupa makanan seperti kue, maupun kerajinan tangan yang dapat dibawa pulang oleh para pelancong yang berkunjung ke Surabaya.

 

Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya, Arif Fathoni, menyampaikan bahwa Surabaya sebagai kota jasa dan perdagangan kerap menjadi tujuan para pelancong, baik untuk bisnis maupun transit dari daerah lain.

 

"Rencana pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) pada 2028 akan semakin menegaskan peran Surabaya sebagai gerbang menuju IKN. Ini momentum bagi Surabaya untuk berbenah agar menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi. Pemkot harus ramah investasi, dan masyarakat perlu difasilitasi agar bisa menciptakan produk khas yang membuka peluang ekonomi baru," ujarnya, Kamis (1/5/2025).

 

Toni menambahkan, kuliner khas Surabaya seperti rujak cingur, lontong balap, semanggi, serta oleh-oleh seperti spikoe dan kue lapis legit sudah dikenal luas. Namun, diperlukan inovasi agar wisatawan tidak membeli oleh-oleh yang sama setiap kali berkunjung.

 

Baca Juga: Fokus Konsolidasi, Partai Golkar Surabaya Bidik 10 Kursi di 2029 

"Melalui lomba ini, kami ingin memunculkan ide-ide baru yang menunjukkan identitas Surabaya. Kami yakin warga Surabaya kreatif dan bisa menciptakan produk yang unik dan layak jual," jelasnya.

 

Pemenang lomba akan dipilih oleh juri independen dan profesional. Produk yang terpilih akan dikenalkan ke masyarakat luas agar bisa ditiru dan dipasarkan di berbagai wilayah Surabaya.

 

"Ini bentuk kado dari Partai Golkar untuk masyarakat Surabaya. Politik bagi kami bukan sekadar perebutan kekuasaan lima tahunan, melainkan jembatan pengabdian untuk masyarakat," tegas Toni.

Baca Juga: Arif Fathoni Mulai Didorong ke Pilwali Surabaya 2029, Begini Respon Golkar Jatim

 

Sekretaris DPD Golkar Surabaya, Akmarawita Kadir, menambahkan bahwa lomba ini akan berlangsung selama dua bulan, dengan total hadiah puluhan juta rupiah sebagai modal awal usaha.

 

"Hadiah lomba bisa digunakan untuk membuka stan atau memperluas distribusi produk. Kami juga akan menjembatani kolaborasi dengan Pemkot dan pegiat media sosial untuk mendukung promosi. Harapannya, semua lapisan masyarakat Surabaya punya peluang meningkatkan kesejahteraan lewat produk kreatif ini," pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sederet Fakta Baru Kasus Sengketa Lahan Kalisari Surabaya

Persoalan muncul karena terdapat klaim atas Persil Nomor 473 atas nama Asifah dengan luas 2.310 meter persegi yang disebut berada di lokasi lahan Pujiono.

Prabowo dan Megawati Janjian Makan Nasi Goreng, Mau Bahas Apa Ya?

Sajian nasi goreng Megawati sendiri punya rekam jejak historis dalam hubungan kedua tokoh nasional ini.

Awas! Ratusan Ton Emas Ilegal Beredar di Indonesia, Kenali Ciri-cirinya

Dari total pemetaan nasional, tercatat sedikitnya 1.221 lokasi PETI emas yang beroperasi tanpa menyetor rupiah sedikit pun ke kas negara.

Proyek Revitalisasi Sekolah di Jember Gerakkan Ekonomi Warga, Jadi Berkah dan Bahagia

Dari proyek tersebut, sekitar 5.160 tenaga kerja terlibat, dengan rincian 2.000 tukang dan 3.160 asisten tukang. Juga gerakkan ekonomi warga lainnya.

Soal Seragam Sekolah, DPRD Surabaya Minta Pemkot Kaji Pembiayaan Batik Lewat BOPDA

Ajeng mengatakan usulan terkait pengadaan seragam batik secara terpusat masih perlu dibahas lebih lanjut bersama Dispendik agar tak jadi persoalan baru.

Wamenkes Nilai Kota Mojokerto Mampu jadi Percontohan Nasional Eliminasi TB

Menurutnya, Kota Mojokerto memiliki posisi strategis dalam penanganan TB karena selama ini turut memberikan layanan pengobatan bagi pasien dari luar wilayah.