Jumat, 05 Jun 2026 01:48 WIB

Gelar Lomba Kreativitas, Golkar Dorong Oleh-Oleh Baru Khas Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 01 Mei 2025 10:56 WIB
Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya, Arif Fathoni
Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya, Arif Fathoni

selalu.id - Menjelang Hari Jadi ke-732 Kota Surabaya, DPD Partai Golkar Kota Surabaya menggelar lomba kreativitas pembuatan oleh-oleh khas yang belum pernah ada sebelumnya.

 

Baca Juga: Adela Kanasya Adies Bagikan Puluhan Hewan Kurban di Surabaya dan Sidoarjo

Produk oleh-oleh dapat berupa makanan seperti kue, maupun kerajinan tangan yang dapat dibawa pulang oleh para pelancong yang berkunjung ke Surabaya.

 

Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya, Arif Fathoni, menyampaikan bahwa Surabaya sebagai kota jasa dan perdagangan kerap menjadi tujuan para pelancong, baik untuk bisnis maupun transit dari daerah lain.

 

"Rencana pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) pada 2028 akan semakin menegaskan peran Surabaya sebagai gerbang menuju IKN. Ini momentum bagi Surabaya untuk berbenah agar menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi. Pemkot harus ramah investasi, dan masyarakat perlu difasilitasi agar bisa menciptakan produk khas yang membuka peluang ekonomi baru," ujarnya, Kamis (1/5/2025).

 

Toni menambahkan, kuliner khas Surabaya seperti rujak cingur, lontong balap, semanggi, serta oleh-oleh seperti spikoe dan kue lapis legit sudah dikenal luas. Namun, diperlukan inovasi agar wisatawan tidak membeli oleh-oleh yang sama setiap kali berkunjung.

 

Baca Juga: Ultah ke-56, Dewan di Sidoarjo Ini Gelar Panggung Budaya Hingga Larut Malam

"Melalui lomba ini, kami ingin memunculkan ide-ide baru yang menunjukkan identitas Surabaya. Kami yakin warga Surabaya kreatif dan bisa menciptakan produk yang unik dan layak jual," jelasnya.

 

Pemenang lomba akan dipilih oleh juri independen dan profesional. Produk yang terpilih akan dikenalkan ke masyarakat luas agar bisa ditiru dan dipasarkan di berbagai wilayah Surabaya.

 

"Ini bentuk kado dari Partai Golkar untuk masyarakat Surabaya. Politik bagi kami bukan sekadar perebutan kekuasaan lima tahunan, melainkan jembatan pengabdian untuk masyarakat," tegas Toni.

Baca Juga: Golkar Jatim Serap Aspirasi Komunitas Gereja, Bahas Isu Pendidikan hingga Layanan Publik

 

Sekretaris DPD Golkar Surabaya, Akmarawita Kadir, menambahkan bahwa lomba ini akan berlangsung selama dua bulan, dengan total hadiah puluhan juta rupiah sebagai modal awal usaha.

 

"Hadiah lomba bisa digunakan untuk membuka stan atau memperluas distribusi produk. Kami juga akan menjembatani kolaborasi dengan Pemkot dan pegiat media sosial untuk mendukung promosi. Harapannya, semua lapisan masyarakat Surabaya punya peluang meningkatkan kesejahteraan lewat produk kreatif ini," pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.