Senin, 07 Sep 2026 12:38 WIB

Gubernur Khofifah Minta Pemda Awasi Aksi Borong Minyak Goreng Satu Harga

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 21 Jan 2022 21:12 WIB
Gubernur Khofifah saat sidak minyak goreng di Malang
Gubernur Khofifah saat sidak minyak goreng di Malang

selalu.id - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meminta pemerintah daerah dan Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia (APRINDO) melakukan monitoring ketat terkait rantai pasok pemberlakuan kebijakan minyak goreng satu harga.

Menurut Khofifah, langkah tersebut sebagai upaya mencegah terjadinya aksi penimbunan dan aksi borong mengingat pada dasarnya stok aman. Terlebih menjelang bulan puasa Ramadan. Stok aman sampai 6 bulan kedepan dengan harga 14.000/ liter.

Baca Juga: Fraksi PDIP Semprit Pemprov Jatim Soal P-APBD 2026: Tambahan Belanja Rp2,64 Triliun Jangan Cuma jadi SiLPA!

"Aksi borong dan penimbunan akan sangat rawan sekali terjadi dalam situasi ini. Karenanya tolong di monitor terus selama 6 bulan kedepan. Pastikan rantai pasok lancar dan stok aman serta harga 14.000/liter," ungkap Khofifah saat melakukan sidak minyak goreng di Kota Malang, Juma'at (21/1/2022).

"Kepada masyarakat, tidak perlu memborong sebanyak-banyaknya. Sesuaikan dengan kebutuhan saja. InsyaAllah stoknya tercukupi sampai 6 bulan kedepan aman," tambah dia.

Khofifah menyebut jika wilayah aglomerasi seperti Surabaya Raya dan Malang Raya menjadi penentu stabilisasi harga dan dapat mempengaruhi harga di daerah lain. Termasuk dalam hal pelaksanaan minyak goreng satu harga.

Sebelumnya Khofifah juga melakukan sidak penerapan kebijakan minyak goreng satu harga Rp14.000 / liter di Sidoarjo. Khofifah menyambangi sejumlah kawasan perbelanjaan dan toko ritel guna memastikan ketersediaan stok.

"Kemaren saya turun di Sidoarjo dan saat ini saya cek di Malang. Kedua contoh daerah aglomerasi ini menjadi episentrum dari proses stabilisasi harga serta menghindarkan dari inflasi," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga mewanti-wanti Pemerintah Daerah untuk berkoordinasi dengan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo). Ini penting, kata Khofifah, untuk saling mengkoordinasikan segala hal sekaligus memonitoring kondisi dilapangan.

"Kondisi dilapangan berbeda-beda, ada yang mendapatkan stok cukup ada yang terbatas mendapatkan stok atau mungkin di ritel ada yang sudah habis pada jam 10 pagi. Saya minta tolong kepada Aprindo untuk memantau setiap ritel modern terkait rantai pasok distribusi yang ada," ungkapnya.

Baca Juga: Turnamen Mini Soccer Piala Bahlil Lahadalia 2026 Segera Dimulai, Golkar Jatim Pastikan Kesiapan 11 Venue

Lebih lanjut dijelaskan Khofifah, untuk standarisasi harga di pasar tradisional akan dilakukan penyesuaian harga hingga satu minggu ke depan sejak 19 Januari 2022. Hal ini bertujuan untuk memberikan waktu pada para pedagang menyesuaikan satu harga minyak goreng sesuai anjuran pemerintah.

Dalam kunjungannya ke Kota Malang, Khofifah yang didampingi Walikota Malang Sutiaji meninjau sejumlah titik diantaranya Alfamidi Unmer Jl. Terusan Dieng Raya dan Superindo Langsep Jl. Raya Langsep Klojen Malang.

Khofifah juga meninjau operasi pasar minyak goreng di Kantor PCNU Kota Malang. Dalam operasi pasar murah ini Pemprov Jatim menyediakan 2000 liter minyak goreng merk fortune dengan harga Rp. 12.500/liter. Untuk memperolehnya masyarakat cukup menunjukkan KTP dengan persyaratan pembelian maksimal 2 liter setiap NIK.

Khofifah menambahkan bahwa pemerintah juga terus bekerja dengan menyediakan sebanyak 250 juta liter minyak goreng. Dimana, stok ini bisa memenuhi kebutuhan minyak goreng masyarakat hingga 6 bulan kedepan.

Baca Juga: 12 Warga Jatim jadi Korban Penipuan Kerja ke Hong Kong, Kerugian Ratusan Juta

"Khusus minyak goreng, InsyAllah kebutuhannya bisa mencukupi 6 bulan kedepan dan terpenting masyarakat tidak perlu khawatir karena stoknya aman dengan harga standart Rp. 14.000/ liter ,- di semua merk," jelasnya.

Khofifah juga berharap para jurnalis juga bersama sama melakukan monitoring informasi atas ketersediaan minyak goreng. Sekaligus, ketercukupan stok dan standarisasi harga bisa sama dan sampai kepada konsumen yang membutuhkan dengan harga Rp. 14.000,-/liter.

"Jadi kami harap teman-media juga ikut memantau dan memonitoring terkait standar harga minyak goreng. Dan memastikan sampai pada masyarakat di harga Rp. 14.000/liter," tandasnya.

Turut mendampingi, antara lain Ka Bakorwil Malang, Kadisperindag Prov. Jatim Kadis Koperasi dan UMKM, Kepala Biro Perekonomian dan Kepala Biro Kesra Setdaprov Jatim. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Harga Emas Antam Hari Ini: Kurang Baik Tapi Masih Lumayan, Ini Rinciannya 

Sebagai informasi, harga buyback ini merupakan harga yang didapat jika pemegang emas Antam ingin menjual kembali emasnya.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Pengangguran Lagi Beruntung, Yang Kerja juga Ada Peluang Menarik

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.