Minggu, 06 Sep 2026 18:27 WIB

Kondisi Kebun Binatang Surabaya di Mata Wali Kota Eri Cahyadi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 20 Jan 2022 18:29 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat meninjau kandang Komodo di Kebun Binatang Surabaya
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat meninjau kandang Komodo di Kebun Binatang Surabaya

selalu.id - Pemkot berencana untuk melakukan penataan ulang Kebun Binatang Surabaya (KBS) untuk tetap menjadi lembaga yang memiliki fungsi konservasi, edukasi dan rekreasi.

"KBS ini selalu berupaya untuk melestarikan satwa liar di luar habitatnya (ex situ) dengan pengembangbiakan dan penyelamatan tumbuhan atau satwa dengan tetap menjaga kemurnian jenis," kata Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, Kamis (20/1/2022).

Baca Juga: Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Eri menyampaikan, Pemkot Surabaya berencana melakukan penataan dan pengembangan KBS. Seperti digitalisasi layanan pembayaran (E-Ticketing).

"Nantinya bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga (Unair) dalam rangka peningkatan perlindungan dan kesehatan satwa," katanya.

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Kemudian, lanjut Eri, pengembangan satwa melalui branding loan, bekerjasama dengan Lembaga Konservasi lain untuk perlindungan satwa langka sert pelepasliaran satwa surplus.

Tak hanya itu, pihaknya akan melakukan penataan parkir dengan menghubungkan KBS ke TJ/tunnel.

Baca Juga: DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

Mengenai kondisi KBS saat ini, Eri juga mengaku mendapat banyak masukan dari masyarakat, DPRD Kota Surabaya, dan pengamat.

" KBS harus tetap menjadi daya tarik Kota Surabaya. Sebab KBS menjadi salah satu kebun binatang terbesar di Asia Tenggara" jelasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.

Tak Cukup Andalkan TPA, Jakarta Barat Belajar Pengolahan Sampah dari Sidoarjo

"Penting sekali menguatkan pengurangan sampah atau pengolahan sampah itu dari TPS 3R,” ujar Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Iin Mutmainnah.

Membangun Kemandirian Teknologi Industri Maritim Indonesia melalui Robotika Bawah Air dalam Semangat Asta Cita

Laut Indonesia akhirnya bukan hanya menjadi kekayaan yang kita miliki, tetapi juga menjadi tempat kita membangun masa depan.

Bupati Jember Fawait Berangkatkan Peserta Tajemtra Meski Akui Baru Lepas Infus

Ia mengaku tidak ingin meninggalkan masyarakat yang telah datang dari berbagai wilayah untuk mengikuti Tajemtra.