Selasa, 21 Jul 2026 19:36 WIB

Mimpon, Minuman Pencegah Corona Produksi Warga Eks Lokalisasi Dolly

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 20 Mar 2020 15:31 WIB

Surabaya (selalu.id) - Warga eks lokalisasi Dolly memanfaatkan wabah Corona yang kini tengah melanda dunia dengan membuat minuman penguat imun tubuh dari bahan rempah-rempah.

Bernama 'Mimpon' yang merupakan kepanjangan dari minuman empon-empon, minuman ini diklaim mampu menambah daya tahan tubuh yang dapat mencegah masuknya virus Corona kedalam tubuh.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Dikemas dalam botol 360 Mililiter, minuman yang didalamnya mengandung empon-empon ini dibandrol seharga Rp 7000.

Mimpon ini diproduksi oleh Harmiasih, warga Kupang Gunung Tembusan 2/8 Surabaya dengan dibantu oleh warga sekitar.

"Ramuan ini menghangatkan sekaligus bisa menangkal virus Corona karena kekebalan tubuh bertambah," ujar Harmiasih kepada selalu.id, Jumat (20/3/2020).

Dalam satu hari, Harmiasih bersama warga Kupang Gunung bisa memproduksi 50 botol selain melayani pesanan dari berbagai instansi pemerintahan.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

"Warga sekitar banyak yang membantu, istilahnya gotong-royong," jelasnya.

Jarwo Susanto, pengusaha tempe warga eks lokalisasi Dolly mengatakan, minuman yang diproduksi warga Dolly ini patut diapresiasi, selain rasanya enak juga berkhasiat untuk menangkal Corona.

"Rasanya enak dan ndak mahal. Tapi yang paling penting khasiatnya bagus buat tubuh," puji Jarwo.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

Jarwo meminta semua ikut mempromosikan Mipon ini lantaran usaha dari warga eks lokalisasi Dolly.

"Harus didukung para pelaku usaha seperti ini. Biar perubahan Dolly dirasakan oleh semua warga. Sekarang kawasan ini menjadi produktif dan positif, tidak seperti dulu lagi," pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Menurut Yuga, efektivitas kebijakan tidak cukup diukur dari besarnya potongan yang diberikan, tetapi dari peningkatan transaksi jual beli properti.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.

Gebrakan Menko AHY di Benoa: Relokasi Kapal Perikanan demi Terwujudnya Marina District

Nantinya, Marina District akan mampu menampung hingga 180 unit yacht dengan ukuran maksimal panjang 90 meter. 

Nenek di Mojokerto jadi Korban Perampasan, Kalung Emas 7 Gram Raib

Saat beraksi, pelaku berpura-pura memberi makanan kepada korban, kemudian langsung merampas kalung emas yang dipakai korban. 

Puluhan Motor dan Truk Terjaring Razia di Mojokerto, Banyak yang Belum Bayar Pajak

Razia ini digelar karena jumlah warga yang membayar pajak kendaraan bermotor dan memperpanjang uji berkala kendaraan atau KIR mengalami penurunan.

Pemkab Sidoarjo Dorong Perbaikan Sekolah Terpencil dan Usulan Tunjangan Khusus Guru Pesisir

Pemkab Sidoarjo menilai seluruh anak berhak memperoleh fasilitas pendidikan yang aman dan nyaman tanpa membedakan lokasi tempat tinggal mereka.