Minggu, 01 Nov 2026 09:30 WIB

Gubernur Khofifah Dukung Perubahan Status IAIN Madura Menjadi UIN

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 18 Jan 2022 19:12 WIB
Gubernur Khofifah Indar Parawansa
Gubernur Khofifah Indar Parawansa

selalu.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan dukungan penuh terhadap peralihan status Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura menjadi Universitas Islam Negeri (UIN).

"Saya mendukung seratus persen keinginan IAIN Madura untuk menjadi UIN," ungkap Gubernur Khofifah usai memberikan Kuliah Umum bagi mahasiswa Magister (S2) IAIN Madura Pamekasan, Selasa (18/2/2022).

Baca Juga: Nama Gubernur Khofifah Muncul di Sidang Korupsi ESDM Jatim, Saksi Ungkap Alurnya

Khofifah menyampaikan, tahun 2021 kemarin IAIN Tulungagung dan Jember sudah resmi menjadi UIN, bahkan IAIN Kediri dan Ponorogo juga sudah mengajukan permohonan. Karenanya, IAIN Madura diharapkan bisa mengikuti jejaknya. Untuk itu, diperlukan pembahasan lebih lanjut termasuk terkait penentuan nama institusi yang baru dengan melibatkan berbagai stakeholder.

"Supaya nanti nama tersebut sama-sama merasa bahwa nama yang diinginkan. Bukan hanya IAIN atau UIN nya, tapi juga masyarakatnya" tukasnya.

Khofifah berharap, dengan perubahan tersebut IAIN Madura bisa terus berkembang dan diperkaya dengan fakultas-fakultas umum lainnya. Tak hanya fakultas ilmu keagamaan, fakultas profeai lainnya bisa dibuka bagi masyarakat Madura.

Ditambahkan, kemajuan sektor pendidikan di kawasan Madura diharapkan bisa berseiring dengan cita-cita Indonesian Islamic Science Park (IISP) yang diharapkan menjadi daya gravitasi dari penyelenggaraan Konferensi Islam Dunia. IISP sendiri, diharapkan bisa menjadi Episentrum Islam dunia di masa depan.

Baca Juga: Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

"Saya berharap IISP akan menjadi Gravitasi khususnya dari konferensi organisasi Islam dunia. Sehingga, pertemuan-pertemuan Islam Internasional bisa dilaksanakan di Indonesia, utamanya di Jatim, bahkan di Madura," ungkap Gubernur Khofifah.

"Dengan dukungan Perpres Nomor 80 Tahun 2019, langkah optimalisasi terus diperkuat agar IISC di Madura bisa segera terealisasi," lanjutnya.

Menyambut dukungan dari Gubernur Khofifah, Rektor IAIN Madura Dr. H. Mohammad Kosim menyampaikan kesiapan IAIN Madura untuk mendukung kemajuan kualitas pendidikan dan Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat di Pulau Madura.

Baca Juga: Perkuat Sinergi, Kapolri Temui Rais Aam PBNU di Surabaya

"Atas semangat masyarakat di sekitar IAIN Madura, bisa terus berkembang. Tentunya kami siap untuk terus meningkatkan kualitas SDM Jawa Timur secara khusus," tuturnya.

"Saya sampaikan terima kasih atas kehadiran Ibu Gubernur yang di tengah kesibukannya masih menyempatkan hadir siang ini," tambahnya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, antara lain Pj Sekdaprov Jatim Wahid Wahyudi, Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, Wakil Bupati Sumenep Dewi Khalifah, jajaran rektorat IAIN Madura serta Ka OPD Jatim terkait.(SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Harga Emas Antam Hari Ini: Jual dan Beli Turun Bunda, Ini Rinciannya 

Pergerakan harga emas Antam Logam Mulia umumnya dipengaruhi oleh harga emas global serta nilai tukar rupiah.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Waspada Orang Kedua, Tapi Keberuntungan dan Uang Masih Oke

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Sah! Hairul Syapril Sholeh Nahkoda Baru IKAPMII Jember 2026–2031

Kepengurusan baru ini diharapkan menjadi momentum memperkuat soliditas alumni sekaligus meningkatkan peran IKAPMII dalam kehidupan sosial dan pembangunan daerah

Bantu Pemulihan Pasokan Air Bersih, SIER Salurkan Dua Tandon Air bagi Warga Terdampak Kebakaran Gunung Arjuno

selalu.id - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) terus menunjukkan kepeduliannya terhadap kebutuhan dasar masyarakat melalui program Tanggung Jawab

Bupati Jember Gus Fawait Turun Gunung Sosialisasikan Layanan Bunga Desaku

Gus Fawait menegaskan bahwa pengurusan administrasi kependudukan, khususnya Kartu Tanda Penduduk (KTP), tidak dipungut biaya.

Melihat Tradisi Tedak Sinten di Nganjuk, Sebar Uang Koin hingga Jadi Rebutan

selalu.id - Warga Dusun Kepuhtelu, Desa Balongrejo, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk masih melestarikan tradisi adat Jawa Piton-Piton atau yang juga dikenal