Kamis, 23 Jul 2026 04:30 WIB

Timnas Sepak Bola Putri Indonesia Siap Tandang Hadapi Arab Saudi, 18 Pemain Terbaik Disiapkan

Sesi latihan Timnas Sepak Bola Putri Indonesia
Sesi latihan Timnas Sepak Bola Putri Indonesia

selalu.id - Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Putri Indonesia bersiap menghadapi laga uji coba internasional (FIFA Matchday) melawan Timnas Putri Arab Saudi pada Kamis, 20 Februari 2025, di Arab Saudi.  Setelah menjalani pemusatan latihan (TC) selama hampir dua pekan di Surabaya, Pelatih Satoru Mochizuki telah menetapkan 18 pemain terbaik yang akan diberangkatkan untuk menghadapi laga bergengsi tersebut.

Sebanyak 26 pemain awalnya mengikuti TC di Surabaya yang berakhir Sabtu (15/2/2025).  Namun, setelah melalui evaluasi performa dan pertimbangan strategi, Coach Mochi, sapaan akrab Satoru Mochizuki, memutuskan untuk membawa 18 pemain pilihannya ke Arab Saudi.  Skuad Garuda Pertiwi ini tidak hanya diisi oleh pemain lokal, tetapi juga dua pemain diaspora, Estella Loupatty dan Sydney Hopper, yang menunjukkan performa impresif selama TC.

Baca Juga: Nobar Final Piala Dunia 2026 di Mojokerto Bakal Digelar di GOR Seni Majapahit

Pemilihan 18 pemain didasarkan pada performa terbaik mereka selama TC di Surabaya.  Coach Mochi juga ingin memberikan kesempatan kepada beberapa pemain muda berbakat, sehingga beberapa pemain senior terpaksa tidak masuk dalam skuad kali ini.

Baca Juga: Jawa Timur Matangkan Persiapan Seri Perdana Liga Sepak Takraw Indonesia 2026

"Pemilihan pemain didasarkan pada performa terbaik mereka selama TC di Surabaya.  Saya ingin memberikan kesempatan kepada pemain muda, sehingga beberapa pemain senior tidak masuk dalam tim kali ini. Setelah tiba di Arab Saudi, akan ada latihan lagi untuk mematangkan strategi.  Susunan pemain inti akan ditentukan setelah latihan terakhir di sana," jelas Coach Mochi di Surabaya, Sabtu (15/2/2025).

Coach Mochi menambahkan bahwa tidak semua pemain diaspora dapat dibawa karena regulasi FIFA yang membatasi jumlah pemain dalam satu tim.  Meskipun beberapa pemain senior tidak dipanggil untuk laga ini, Coach Mochi memastikan akan ada pemusatan latihan selanjutnya setelah pertandingan di Arab Saudi dan Jepang, yang akan memberikan kesempatan bagi pemain lain untuk menunjukkan kemampuannya.

Baca Juga: Buka Turnamen Sepak Bola Antar RW Sukodono, Subandi Ajak Warga Junjung Sportivitas

Laga melawan Arab Saudi ini menjadi ajang penting bagi Timnas Putri Indonesia untuk mengukur kemampuan dan meningkatkan peringkat FIFA.  Kehadiran pemain diaspora diharapkan dapat memperkuat lini permainan dan menambah daya gedor tim.  Kesiapan dan strategi yang matang diharapkan dapat membawa Garuda Pertiwi meraih hasil positif di laga tandang ini.  Seluruh Indonesia menantikan penampilan terbaik Timnas Putri Indonesia di Arab Saudi.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari penelusuran kepatuhan pelaporan PBJT sektor makanan dan minuman untuk masa pajak 1 tahun. 

75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi anak yatim piatu, anak terlantar, hingga anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.