Kamis, 03 Sep 2026 11:17 WIB

Makan Bergizi Gratis Pakai Wadah Plastik, Evaluasi Wali Kota Eri: Ganti Stainless

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 13 Jan 2025 11:43 WIB
Peninjauan Makan Bergizi Gratis Wali Kota Eri
Peninjauan Makan Bergizi Gratis Wali Kota Eri

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyoroti wadah menu makan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menggunakan untuk Kota Surabaya, yakni dengan kotak plastik bening.

Dalam kunjungannya di SD Taquma yang berada di Jalan Jemur Sari Ngawinan, Senin (13/1/2025), Wali Kota Eri menilai wadah tersebut tidak sesuai dengan standar dan akan diganti dengan aluminium atau stainless seperti di daerah lain.

“Tapi dari uji coba ini, yang perlu dievaluasi adalah tempatnya. Masih plastik, nanti tempatnya akan diganti stainless, dan sisa makanan tetap di stainless, tidak boleh dibuang,” ujar Eri.

Pantuan Selalu.id, isi menu MBG yang dibagikan berupa nasi yang ditaburi biji wijen hitam, sayur buncis dicampur wortel dan tahu. Kemudian, ada ayam bumbu, buah semangka, dan susu UHT merek Milk Life ukuran 125 mililiter.

Eri menyebut total siswa yang mendapatkan program makan bergizi gratis di SD Taquma ada sebanyak 329 orang, yakni mulai dari kelas 1 hingga 6.

"Sebenarnya terkait menu, terkait kalori yang masuk ke dalam tubuhnya anak-anak, kalori ini berapa? Ternyata dengan makanan dan susu 444. Jadi ckup untuk anak-anak selama belajar mengajar," jelasnya.

Eri mengungkapkan, selama uji coba makanan yang dibagikan merupakan kewenangan Badan Gizi Nasional (BGN). Namun, dia bersedia membantu jika pemerintah kota (Pemkot) diminta.

"Pemkot los dol buat pemerintah pusat, kita anggarakan dengan DPRD Rp1 Trilium, tunggu juknisnya (petunjuk teknis), kami akan mendukung untuk makan gratis di Surabaya," ujarnya.

Lebih lanjut, beberapa siswa tampak mengembalikan wadah plastik bening bekas makan di halaman sekolah. Namun, sejumlah lainnya masih berada di meja kelas karena belum dimakan.

Lebih lanjut ada beberapa siswa tidak menghabiskan makanan tersebut. Salah satunya siswa SDN Taquma kelas 1 B, Gibran Dharma mengaku tidak menyukai sayur.

“Tak suka sayur nasinya ada biji wijen. Ndak habis, di rumah sudah ada sarapan,” ujar Gibran.

Baca Juga: Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Wakapolda Metro Jaya Dekananto Eko Purwono Resmi Sandang Pangkat Irjen Pol

Salah satu keberhasilan paling menonjol saat memimpin Dinas Intelkam Polda Jatim adalah penanganan konflik antar perguruan pencak silat. 

Langkah Sigap PDS Bantu Warga Terdampak Gempa Flores di Tiga Wilayah NTT

Sekretaris Perusahaan PDS, Bayu Widyafrasta menegaskan bahwa aksi cepat ini merupakan komitmen dan kepedulian nyata perusahaan terhadap warga terdampak bencana.

Daftar Pemenang Mini Drama Competition EXPO Madrasah Jawa Timur 2026

Bahtiar mengatakan penguasaan bahasa asing bukan sekadar alat komunikasi, melainkan sarana penting untuk membangun hubungan hingga memahami dinamika global.