Sabtu, 08 Agu 2026 11:32 WIB

Pesepeda Korban Ditabrak Mercy Hitam Adalah Nenek Petugas Kebersihan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 23 Des 2024 23:48 WIB
Rekaman video Mercy tabrak mobil
Rekaman video Mercy tabrak mobil

selalu.id - Salah satu korban pesepeda angin, yang ditabrak oleh pengemudi Mercedes Benz atau Mercy Hitam dalam keadaan kritis.

Diketahui, Korban, berisinial M (60), perempuan merupakan petugas kebersihan perumahan kawasan Pakuwon City Surabaya.

Baca Juga: Fakta Baru Pencurian Kursi Besi Pemkot Surabaya, Ternyata Libatkan Perempuan

Dalam video yang beredar melalui kamera dasboard mobil salah satu pengendara memperlihatkan sepeda angin sempat melayang dan terpental.

Dalam rekaman dasboard tersebut tertangkap kronologi awal mobil Mercy hitam bernopol Mercy L1725 FH melaju kencang, dari arah belakang searah dengan mobil yang merekam kejadian tabrak lari korban pesepeda.

Rekaman tersebut memperlihatkan detik detik M ditabrak beserta sepedanya. Sepeda yang dikendarai M dengan mengenakan jas hujan warna hijau pun terpental jauh hingga terkapar di jalan dengan darah mengucur dari kepala.

Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Arif Fazlurrahman memastikan, korban tidak meninggalkan dunia. Akan tetapi sedang kritis dan dirawat di rumah sakit RSUD dr Soetomo Surabaya.

"Ini tadi ada kritis saja, mudah-mudahan (korban) selamat," ujar Arif ketika dikonfirmasi, awak media.

Baca Juga: Jejak Gelap "Ambulans Pemetik Kursi Taman" di Sudut Surabaya

Sebelumnya, Kapolsek Mulyorejo, Kompol Aspul Bakti, menjelaskan bahwa kejadian bermula di kawasan perumahan Pakuwon City. Pelaku berinisial SW (38) menabrak seorang pengendara sepeda angin hingga tewas.

Bukannya berhenti, pelaku justru melarikan diri ke Jalan Kenjeran, yang kemudian memicu kecelakaan beruntun.

“Awalnya tabrak lari terjadi di Pakuwon, korban tewas adalah seorang petugas kebersihan perumahan. Pelaku kemudian melarikan diri ke Jalan Kenjeran dan menabrak beberapa kendaraan lainnya,” ungkap Aspul.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Buka Seleksi Pimpinan BAZNAS 2026–2031, Berikut Syaratnya

Di Jalan Kenjeran, Mercedes-Benz yang dikendarai pelaku menabrak tiga mobil, yakni Honda Brio warna kuning, Toyota Avanza putih (yang tercebur ke sungai), dan Nissan Livina abu-abu, serta empat sepeda motor.

Sementara, pelaku SUW mengaku dalam keadaan mabuk. Kepada polisi, ia mengatakan telah mengonsumsi dua botol bir sebelum mengemudi.

“Maaf, Pak. Saya salah. Saya mabuk dan siap bertanggung jawab,” ujar SUW.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Samakan Persepsi, Gus Fawait Minta Homecare Jember Tak Salah Sasaran

Pemkab Jember menargetkan program tersebut mampu menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat.

Uji Mental Peserta, Prelimenary Raka Raki 2026 Digelar di Atrium Gressmall

Kegiatan di ruang publik seperti pusat perbelanjaan ini, menurut Ali Affandi, akan mengasah mental peserta di depan pengunjung mall.

Jatanras Polda Jatim Bekuk Mantan Satpam Pembunuh Nenek di Pasuruan

Polisi akan segera menggelar rekonstruksi lengkap guna melengkapi berkas perkara dan mengungkap tabir kejahatan ini secara utuh.

Dua Legenda Timnas Turun Gunung, Yusuf Ekodono dan Anang Ma'ruf Kawal Pembinaan Pemain Muda di Soekarno Cup 2026

Turnamen kelompok umur edisi ketiga ini bakal mengumpulkan 400 talenta muda dari 16 provinsi se-Indonesia.

Sambut HUT ke-81 RI dan Akreditasi Paripurna, RSD dr. Soebandi Jember Berbagi Santunan ke Warga Sekitar

Langkah ini diharapkan membuat masyarakat ikut merasa memiliki serta mendukung tumbuh kembang rumah sakit rujukan tersebut.

Hadirkan Tokoh Lintas Agama, Jember Bersholawat jadi Momentum Perkuat Toleransi dan Pelayanan Publik

Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Jember berupaya membumikan salawat sekaligus memperkuat nilai keislaman, kebangsaan dan persaudaraan di tengah masyarakat.