Kamis, 03 Sep 2026 17:10 WIB

Tabrak Pesepeda Angin dan Kabur, Mercy Hitam Sebabkan Kecelakaan Beruntun Parah

Kecelakaan beruntun di Kenjeran
Kecelakaan beruntun di Kenjeran

selalu.id - Sebuah kecelakaan beruntun melibatkan sebuah mobil Mercy hitam bernopol L 1725 FH terjadi di Surabaya pada Senin sore (23/12/2024). Kecelakaan bermula di Jalan Tembusan Pakuwon City, saat mobil Mercy yang dikemudikan sebuah sepeda angin.

Setelah menabrak sepeda, pengemudi Mercy tidak berhenti dan justru terus melaju. Saat berhenti di lampu merah, pengemudi Mercy sempat ditegur oleh pengguna jalan lain karena insiden sebelumnya. Namun, ia tetap mengabaikan teguran tersebut dan kembali melaju.



Mobil Mercy kemudian melaju ke arah Jalan Kenjeran dan terlibat kecelakaan beruntun dengan beberapa kendaraan lainnya. Belum diketahui secara pasti jumlah total kendaraan yang ditabrak atau mengalami kecelakaan akibat ulah pengemudi Mercy.

Berdasarkan informasi yang dihimpun selalu.id, terlihat kerusakan yang cukup parah pada beberapa kendaraan yang terlibat. Satu sepeda motor ringsek, satu mobil yang ditabrak masuk sungai, satu mobil lainnya ringsek di bagian belakang, dan satu mobil lagi menabrak pohon. Sementara itu, kondisi mobil Mercy yang menabrak bagian depannya hancur.

Baca Juga: Foto: Kecelakaan Maut di Gempol Pasuruan



"Kami mendapatkan laporan mengenai kecelakaan beruntun ini sekitar pukul 17.00 WIB," ujar AKBP Arif Fazlurrahman, Kasat Lantas Polrestabes Surabaya. "Anggota kami langsung menuju lokasi kejadian dan berhasil mengamankan pengemudi Mercy," sambungnya.

Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kecelakaan beruntun tersebut.  Polisi akan memeriksa pengemudi Mercy untuk mengetahui penyebab kecelakaan dan motif di balik aksi tabrak lari yang dilakukannya.

"Kami akan memeriksa pengemudi Mercy untuk mengetahui penyebab kecelakaan dan motif di balik aksi tabrak lari yang dilakukannya. Kami juga akan melakukan olah TKP untuk mengumpulkan bukti-bukti yang diperlukan," jelasnya.

Kecelakaan beruntun ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat Surabaya.  Kejadian ini menjadi bukti bahwa pengemudi harus selalu berhati-hati dan bertanggung jawab di jalan raya.

"Kami mengimbau kepada seluruh pengendara untuk selalu berhati-hati dan bertanggung jawab di jalan raya. Jangan pernah melakukan aksi tabrak lari, karena hal itu dapat berakibat fatal bagi diri sendiri dan orang lain," pungkasnya sembari mengimbau masyarakat.

Baca Juga: Wisata THP Kenjeran Surabaya Membludak saat Libur Lebaran, Polisi Tingkatkan Pengamanan

Editor : Ading
Berita Terbaru

Mangkrak dan Tak Ada Kepastian, Tiga Pembeli Apartemen PT TPI Gugat Pengembang Rp6,49 Miliar di PN Surabaya

Langkah hukum ini ditempuh lantaran unit yang telah dilunasi sejak 2024 tak kunjung diserahterimakan.

Ketika Peziarah Terusik dengan Markanya Anjal dan Pengemis di Kawasan Sunan Ampel Surabaya

Aduan tersebut mengalir deras ke hotline Lapor Cak Eri. Sejumlah peziarah mengaku kerap diresahkan oleh aksi anjal yang meminta uang dengan berbagai macam cara.

Resmi Dikelola Pemkab Pasuruan, Rest Area dan Tengger Cultural Center Tosari Siap Dihidupkan

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menegaskan komitmennya untuk segera mengaktifkan fasilitas penunjang wisata tersebut.

Gandeng PMI Surabaya, PT PAL Indonesia Kirim Donasi Kemanusiaan Rp83,1 Juta ke Korban Gempa NTT

Berdasarkan komunikasi dan assessment sementara tim lapangan di NTT, bantuan akan difokuskan untuk pemenuhan fasilitas dasar masyarakat terdampak.

Bahlil Mini Soccer Zona Madiun Raya Resmi Bergulir, Dibuka Laga Golkar Vs PKB

Ketua Pelaksana Bahlil Mini Soccer 2026 Arif Fathoni mengatakan, antusiasme sekolah dan pelajar untuk mengikuti kompetisi tersebut cukup tinggi.

Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Majelis hakim dijadwalkan bakal memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV pada persidangan pekan depan guna mencocokkan fakta lapangan.