Kamis, 03 Sep 2026 17:12 WIB

Tantangan Validasi Data Calon Jemaah Haji di Jawa Timur

Calon Jamaah Haji
Calon Jamaah Haji

selalu.id -  Persiapan pelaksanaan ibadah haji tahun 2025 terus dilakukan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur. Sejumlah langkah telah diambil untuk memastikan kelancaran keberangkatan jamaah, mulai dari administrasi hingga validasi data calon jemaah. Namun, proses ini menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait perpidahan domisili jamaah.

Proses validasi data calon jamaah haji tahun 2025 yang tengah dilakukan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur menjadi tantangan tersendiri. Hal ini disebabkan oleh banyaknya calon jamaah yang telah berpindah domisili sejak mendaftar pada tahun 2012.

"Data ini menjadi acuan keberangkatan calon jamaah haji. Namun, ada nama calon jamaah haji yang berpindah tempat tinggal, sehingga kami harus melacak di mana tempat tinggalnya saat ini," ujar Akhmad Sruji Bahtyar, Kepala Kanwil Kemenag Jatim, Jumat (3/12/2024) malam.

Tantangan ini muncul karena pada tahun 2012, saat calon jamaah haji yang akan diberangkatkan tahun 2025 mendaftar, KTP elektronik belum menjadi syarat utama pendaftaran. Banyak calon jamaah yang memiliki KTP non-elektronik dan telah berpindah domisili, sehingga sulit bagi mereka untuk mendapatkan KTP elektronik di tempat tinggalnya saat ini.

"Karena hal itu merupakan syarat untuk pendaftaran calon jamaah haji, prosesnya menjadi sedikit lama," terang Akhmad Sruji.

KTP elektronik menjadi syarat utama untuk pendaftaran calon jamaah haji karena data tersebut digunakan untuk pembuatan paspor dan perekaman biometrik sebagai syarat pembuatan visa dari Pemerintah Arab Saudi.

"Validasi ini sangat penting untuk memastikan data yang akurat, terutama untuk keperluan pembuatan paspor dan perekaman biometrik," tegas Akhmad Sruji.

Sementara itu, untuk kuota di embarkasi Surabaya tahun 2025, telah ditetapkan sebanyak 35.000 jamaah calon haji. Namun, Kanwil Kemenag Jawa Timur masih menunggu kepastian dari Pemerintah Pusat terkait kemungkinan adanya kuota tambahan untuk memenuhi kebutuhan jamaah yang masuk daftar tunggu.

"Kami terus bekerja keras untuk memastikan seluruh proses persiapan ibadah haji tahun 2025 berjalan lancar," pungkas Akhmad Sruji.

Baca Juga: Hari ke-10, Debarkasi Surabaya Terima 14.781 Jemaah Haji

Editor : Ading
Berita Terbaru

Mangkrak dan Tak Ada Kepastian, Tiga Pembeli Apartemen PT TPI Gugat Pengembang Rp6,49 Miliar di PN Surabaya

Langkah hukum ini ditempuh lantaran unit yang telah dilunasi sejak 2024 tak kunjung diserahterimakan.

Ketika Peziarah Terusik dengan Markanya Anjal dan Pengemis di Kawasan Sunan Ampel Surabaya

Aduan tersebut mengalir deras ke hotline Lapor Cak Eri. Sejumlah peziarah mengaku kerap diresahkan oleh aksi anjal yang meminta uang dengan berbagai macam cara.

Resmi Dikelola Pemkab Pasuruan, Rest Area dan Tengger Cultural Center Tosari Siap Dihidupkan

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menegaskan komitmennya untuk segera mengaktifkan fasilitas penunjang wisata tersebut.

Gandeng PMI Surabaya, PT PAL Indonesia Kirim Donasi Kemanusiaan Rp83,1 Juta ke Korban Gempa NTT

Berdasarkan komunikasi dan assessment sementara tim lapangan di NTT, bantuan akan difokuskan untuk pemenuhan fasilitas dasar masyarakat terdampak.

Bahlil Mini Soccer Zona Madiun Raya Resmi Bergulir, Dibuka Laga Golkar Vs PKB

Ketua Pelaksana Bahlil Mini Soccer 2026 Arif Fathoni mengatakan, antusiasme sekolah dan pelajar untuk mengikuti kompetisi tersebut cukup tinggi.

Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Majelis hakim dijadwalkan bakal memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV pada persidangan pekan depan guna mencocokkan fakta lapangan.