Kamis, 03 Sep 2026 14:41 WIB

SIER Green Industrial Awards 2024 Tekankan Praktik Industri Dengan ESG Terintegrasi

PT SIER
PT SIER

selalu.id - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) sukses menggelar malam penganugerahan “Green Industrial Awards dan SIER Customer Gathering 2024” di Grand Ballroom Vasa Hotel Surabaya, Jumat (29/11/2024). Acara ini menjadi puncak rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 PT SIER yang telah berlangsung sepanjang tahun 2024.

Acara yang dihadiri para tenant, pemegang saham, dan tokoh penting termasuk Guru Besar Ilmu Manajemen Universitas Indonesia, Prof Rhenald Kasali PhD, berhasil menggambarkan komitmen kuat SIER terhadap keberlanjutan dan praktik ESG (Environmental, Social, and Governance).

Dalam talkshow-nya, Prof Rhenald menegaskan bahwa penghargaan ini adalah bentuk apresiasi atas kontribusi tenant yang telah menjalankan prinsip keberlanjutan dengan menjaga keseimbangan antara aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan.

Menurutnya, Green Industrial Awards ini tidak hanya menjadi simbol pengakuan, tetapi juga pendorong bagi perusahaan untuk terus berinovasi dan berkomitmen terhadap keberlanjutan. “Penghargaan ini adalah apresiasi untuk mereka yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan, termasuk menjaga keseimbangan lingkungan, sosial, dan tata kelola,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Prof Rhenald menjelaskan, saat ini dunia industri tengah fokus pada green investment, strategi hijau, dan upaya mengurangi emisi karbon. Ia menekankan pentingnya kawasan industri untuk memimpin dalam menciptakan lingkungan yang bersih melalui pengelolaan limbah, daur ulang air, dan penggunaan energi terbarukan.

Dia menjelaskan, jika kawasan industri tidak beradaptasi dengan prinsip-prinsip keberlanjutan, maka mereka akan kehilangan daya tarik bagi investor global yang kini semakin peduli pada energi bersih dan keberlanjutan.

Apresiasi terhadap langkah SIER juga disampaikan oleh Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Jatim, MHD Aftabuddin, yang menyebut bahwa SIER sebagai BUMD milik Pemprov Jatim telah menjadi contoh sukses dalam menerapkan kawasan industri hijau.

“SIER adalah salah satu perusahaan daerah yang telah berhasil mengimplementasikan inovasi dan keberlanjutan dengan sangat baik. Kami sangat mendukung langkah-langkah strategis SIER dalam mendorong ekosistem industri yang berkelanjutan,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Surabaya, Agus Imam Sonhaji, yang memuji komitmen SIER dalam mendukung visi Surabaya sebagai kota hijau.

Ia menyoroti inovasi-inovasi yang diterapkan SIER, seperti Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Lestari dengan konsep zero waste to landfill, yang sangat sejalan dengan kebijakan Pemkot Surabaya untuk menciptakan kota yang berkelanjutan. “Langkah-langkah seperti ini menunjukkan bahwa SIER adalah mitra strategis dalam mewujudkan kota yang hijau dan bersih,” tambahnya.

Dalam pidatonya, Direktur Utama PT SIER, Didik Prasetiyono, menyampaikan rasa terima kasih kepada para tenant atas kepercayaan mereka kepada SIER sebagai mitra dalam mengelola kawasan industri. Menurutnya, kepercayaan tenant adalah fondasi utama keberhasilan SIER selama 50 tahun terakhir.

“Kami bangga dapat memberikan penghargaan ini kepada tenant-tenant terbaik yang telah berkomitmen terhadap keberlanjutan. Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi kami atas kerja keras dan dedikasi mereka,” ungkap Didik.

Didik juga menjelaskan bahwa penghargaan ini diberikan dalam lima kategori utama yang mencerminkan aspek strategis keberlanjutan, yaitu Sustainable Industry, Regulation Compliance, Green Operation, CSR Program Contributor, dan Health Safety Environment Implementation. Setiap kategori dirancang untuk memberikan apresiasi kepada tenant yang telah menunjukkan kepemimpinan dan inovasi dalam praktik industri hijau.

Komitmen ini juga mendapat dukungan penuh dari Komisaris Utama PT SIER, Suwartomo, yang menyatakan bahwa penghargaan ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antara SIER dan tenant dalam menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan berbasis ESG.

Ia menegaskan, produk-produk yang ramah lingkungan kini semakin diminati di pasar global, sehingga keberlanjutan bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. “Kami ingin menumbuhkan kesadaran bersama bahwa keberlanjutan adalah tanggung jawab semua pihak demi masa depan bumi yang lebih baik,” tegasnya.

Melalui Green Industrial Awards 2024, SIER tidak hanya memberikan penghargaan, tetapi juga mendorong tenant untuk terus berinovasi dalam mendukung konsep kawasan industri hijau. Dengan langkah ini, SIER memperkuat posisinya sebagai pelopor kawasan industri berkelanjutan di Indonesia, sekaligus memberikan dampak positif bagi lingkungan, masyarakat, dan perekonomian secara keseluruhan.

Baca Juga: Konsisten Bangun Citra Positif, SIER Raih Penghargaan Indonesia PR Award 2026

Editor : Ading
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.