Kamis, 03 Sep 2026 13:54 WIB

Pelindo Regional 3 dan Petikemas Gelar Sosialisasi Anti-Korupsi

Pelindo Regional 3 dan Petikemas
Pelindo Regional 3 dan Petikemas

selalu.id – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 bersama Pelindo Terminal Petikemas menggelar sosialisasi “Pelindo Bersih. Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia sekaligus bertujuan untuk memperkuat komitmen perusahaan dalam menciptakan lingkungan bisnis yang bersih dan transparan.

Sosialisasi tersebut dilaksanakan di Gedung Pelindo Regional 3, dengan melibatkan seluruh stakeholder pelabuhan, pengguna jasa, rekanan kerja, dan para pekerja Pelindo Regional 3 group. Meski begitu, kegiatan ini disosialisasikan berbagai komitmen Pelindo dalam mencegah potensi praktek koruspsi dilingkungan pelabuhan. Dalam kegiatan ini juga dilakukan penandatanganan Pakta Integritas Komitmen Anti Korupsi yang ditanda tangani seluruh peserta dan tamu undangan yang dating.

"Pelindo Regional 3 secara konsisten berkomitmen untuk menerapkan prinsip-prinsip good governance dan anti-korupsi dalam setiap kegiatan operasional. Melalui sosialisasi ini, kami ingin menegaskan kembali komitmen kami untuk menciptakan lingkungan kerja yang bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme," kata Karlinda Sari Senior Manager Hukum dan Humas Pelindo Regional 3 kepada selalu.id di Surabaya, Jumat (15/11/2024).

Karlinda juga menjelaskan, bahwa Pelindo telah menerapkan sistem whistleblowing yang terintegrasi dalam satu saluran utama dan telah tersertifikasi ISO 37001:2016, yang memungkinkan seluruh pihak untuk melaporkan dugaan tindak pidana korupsi secara anonim dan aman. Sistem ini telah terintegrasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan mendukung program 5 (lima) No!.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Surabaya Dr. Dr Rosadi Roslan yang juga memberikan apresiasi atas inisiatif Pelindo Regional 3 dalam upaya pencegahan korupsi. "Kerja sama yang baik antara Pelindo dan seluruh stakeholder sangat penting untuk menciptakan iklim bisnis yang sehat dan mendukung pertumbuhan ekonomi," Pungkasnya.

Seperti diketahui, selama kegiatan sosialisasi tersebut, peserta diberikan pemahaman yang mendalam mengenai pentingnya integritas dan transparansi dalam menjalankan bisnis. Selain itu, peserta juga dibekali pengetahuan mengenai mekanisme pelaporan melalui sistem whistleblowing.

Dengan diselenggarakannya kegiatan ini, diharapkan seluruh stakeholder Pelabuhan khususnya kawasan Pelabuhan Tanjung Perak dapat berperan aktif dalam mendukung upaya pencegahan korupsi dan menciptakan lingkungan bisnis yang lebih baik.

Baca Juga: Pelindo Terminal Petikemas Gelar Program "Merdeka dari Emisi" untuk Truk Logistik di Surabaya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.