Selasa, 21 Jul 2026 23:18 WIB

Diklaim jadi Pameran Seni Rupa Terbesar di Surabaya, Begini Ulasan ARTSUBS 2024

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 27 Okt 2024 12:59 WIB

Selalu.id - Pertama kali pameran seni rupa terbesar digelar di Kota Surabaya. ARTSUBS 2024 menampilkan 300 lebih karya dari 154 seniman seni rupa akan dipamerkan di komplek bangunan bersejarah kawasan kota lama, Pos Bloc Surabaya mulai 26 Oktober hingga 24 November 2024.

Direktur Utama ARTSUBS Rambat mengatakan, melalui tema Ways of Dreaming, pihaknya menargetkan pameran ini 30 ribu orang datang berkunjung. Terlebih pameran ini menggambarkan berbagai cara bermimpi menuju modernitas, mencakup refleksi kritis terhadap perkembangan masyarakat dan kemajuan yang dicapai.

Baca Juga: Life, Love and Cherry Blossom, Pameran Seni Musim Semi di ARTOTEL TS Suites Surabaya

"Pameran ini kami gelar dengan konsep besar-besaran. Kenapa digelar besar, agar publik Surabaya dan sekitarnya dapat mengetahui jika seni atau pameran seni kontemporer penting untuk semua," kata Rambat. 

Ia menyebut adanya pameran ARTSUBS akan hadir kolektor-kolektor yang sebelumnya hanya muncul saat pameran di luar negeri atau luar Jawa Timur.

"Kami tahu banyak sekali masyarakat Surabaya yang mampu menjadi kolektor. Dan banyak kolektor dari Surabaya yang membeli karya di luar negeri atau di luar Jawa Timur. Kami yang ingin merubah itu agar mereka percaya kepada seniman di Surabaya dan sekitarnya bisa lebih baik dari karya lainnya," ujarnya.

Baca Juga: Pagelaran Angklung Meriahkan Peringatan Hari Ibu 2024 di PT SIER

Sementara, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Hidayat Syah mengatakan, nantinya ARTSUBS akan menjadi acara tahunan di Kota Pahlawan. Sebab, Kota Surabaya tak ingin kalah dengan kota-kota lain yang biasa menggelar pameran seni berskala besar.

“Awal mulanya kita berpikir, Jakarta memiliki Art Jakarta, Yogya memiliki ARTJOG, maka Surabaya bisa menggelar ARTSUBS. Kita combine sehingga munculah karya seniman kontemporer,” kata Hidayat.

Baca Juga: Kolaborasi dengan Seniman Asal Pekalongan, ARTOTEL Adakan Pameran Karya Seni "Rekonstruksi Diri

“Seniman ternama turut ikut memamerkan karyanya di ARTSUBS, termasuk 15 seniman dari Kota Surabaya. Hal ini selaras dengan keinginan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi sebelum masa cuti, yakni memberikan ruang bagi seniman Kota Pahlawan,” terangnya.

Hidayat berharap, pengunjung Kota Lama Surabaya juga bisa datang menikmati karya-karya luar biasa di ARTSUB. Meski berbayar, tapi para pelajar dan anak-anak bisa mendapatkan potongan harga hingga 50 persen dengan menunjukkan KIA (Kartu Identitas Anak) maupun kartu pelajar.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.