Kamis, 22 Okt 2026 03:12 WIB

Kolaborasi dengan Seniman Asal Pekalongan, ARTOTEL Adakan Pameran Karya Seni "Rekonstruksi Diri

Foto: Pameran seni di Artotel TS Suites
Foto: Pameran seni di Artotel TS Suites

selalu.id — Karya seni yang tercipta dari sebuah perjalanan yang menggambarkan transformasi puing-puing kerusakan dalam alam menjadi sebuah harmoni yang indah. Seperti itulah yang ingin disampaikan oleh seniman asal Pekalongan, Ageng Marhaendika yang secara resmi membuka pameran karya seni yang ke-3 bertajuk “REKONSTRUKSI DIRI” di ARTSPACE, ARTOTEL TS Suites - Surabaya pada hari Jumat, 24 Mei 2024.

Menghadirkan 8 karya seni lukis yang mengangkat konsep kintsugi, sebuah filosofi Jepang yang mengakui keindahan dalam kerusakan dan proses memperbaiki sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan. Pembukaan pameran seni ini diawali dengan kegiatan menggambar oleh seniman, dimana para pengunjung dan tamu undangan dapat meminta seniman untuk menggambar simple di halaman kosong yang tersedia pada katalog sebagai cinderamata pengunjung. Kemudian dilanjutkan press conference dengan seniman dan rekan-rekan media. Dimulai dari menceritakan awal mula ketertarikan Ageng terhadap seni dan penjelasan arti dari Filosofi kintsugi yang menginspirasi Ageng terhadap karya- karyanya. Dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dari teman-teman media dan para tamu undangan.

Baca Juga: Rekomendasi Tempat Staycation Seru di Surabaya: Anak Bisa Berenang hingga Main PS 5

Ageng Marhaendika, Seniman REKONSTRUKSI DIRI, menambahkan “Melalui karya- karya
yang ada pada “REKONSTRUKSI DIRI” Art Exhibition ini, saya berharap untuk mengundang penonton merenungkan arti sejati dari keindahan dalam kesempurnaan yang tidak sempurna. Melalui goresan kuas dan lapisan warna merupakan metafora dari proses penyembuhan dan pertumbuhan yang terjadi dalam kehidupan kita sendiri.”

Baca Juga: Kolaborasi Magnum dan ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Menu Spesial

Teddy Patrick, General Manager ARTOTEL TS Suites - Surabaya, mengungkapkan “ARTOTEL TS Suites - Surabaya berharap dengan adanya kolaborasi ini kami dapat memperkenalkan karya- karya dari seniman lokal dan menjadi wadah bagi para pelaku seni. Karya-karya tersebut juga ditujukan kepada para kolektor seni dan dapat dinikmati oleh masyarakat umum tidak hanya tamu hotel.”

Baca Juga: Wujud Kepedulian Akhir Tahun: FKPPH Jatim Serahkan Bantuan Banjir Sumatra dan Aceh Kepada LAZDAU

Pameran yang berlangsung mulai 24 Mei 2024 hingga 24 Agustus 2024 tersebut ditutup dengan makan malam bersama para pengunjung sambil mengeksplorasi karya-karya dari pameran “REKONSTRUKSI DIRI” ini. Untuk informasi lebih lanjut tentang pameran seni ini dapat menghubungi 0811 3377 752 atau mengikuti akun Instagram resmi @artoteltssuitessby.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Langkah ini didorong pengalaman pembahasan Peraturan Daerah (Perda) tentang Hunian Layak yang menuai protes setelah aturan tersebut disahkan.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.