Minggu, 06 Sep 2026 23:28 WIB

Ketua Kadin Surabaya Dukung Adik Dwi Putranto Jadi CaKadin Jawa Timur

Ali Affandi
Ali Affandi

selalu.id – Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Surabaya H. M. Ali Affandi LNM secara resmi menyatakan dukungan penuh kepada Adik Dwi Putranto sebagai calon Ketua KADIN Jawa Timur untuk periode mendatang. Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat posisi KADIN Jawa Timur dalam menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.

Ali Affandi menegaskan bahwa dukungan terhadap Adik Dwi Putranto didasarkan pada rekam jejak yang luar biasa sebagai salah satu figur pengusaha yang memiliki visi jelas dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurut Mas Andi, sapaan akrabnya, Adik Dwi Putranto adalah sosok pemimpin yang mampu menggerakkan roda perekonomian Jawa Timur, khususnya dalam upaya meningkatkan daya saing pengusaha lokal di tengah persaingan global yang semakin ketat.

"Bapak Adik adalah pemimpin yang tepat untuk membawa KADIN Jawa Timur menuju era baru yang lebih progresif dan inovatif. Kami yakin bahwa di bawah kepemimpinannya, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan akademisi (triple helix) akan semakin kuat, sehingga menciptakan ekosistem ekonomi yang kondusif bagi pengusaha di Jawa Timur," ujar Mas Andi kepada selalu.id saat dikonfirmasi, Senin (21/10/2024).

Selain itu, Mas Andi juga menyoroti kemampuan Adik Dwi Putranto dalam mendorong perkembangan SDM khususnya vokasi serta sektor UMKM dan penguatan basis ekonomi kerakyatan. Menurut Mas Andi, Jawa Timur memiliki potensi ekonomi yang sangat besar, terutama di sektor-sektor seperti UMKM, pariwisata, pertanian, dan industri kreatif.

Berbekal pengalaman Panjang dan tangan dinginnya dalam dunia usaha, Adik Dwi Putranto dianggap mampu menghadirkan solusi konkret untuk meningkatkan daya saing UMKM di Jawa Timur agar lebih kompetitif, baik di pasar nasional maupun internasional.

"Kami percaya Pak Adik Dwi Putranto memiliki visi yang selaras dengan tujuan kami untuk mengembangkan potensi-potensi ini secara maksimal, sehingga dapat memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur,” tambahnya.

Alumnus Unair dan ITS itu juga optimis di bawah kepemimpinan Adik Dwi Putranto, iklim investasi di Jawa Timur akan semakin kondusif, dengan kemudahan berbisnis yang lebih ditingkatkan dan berbagai kebijakan yang pro-bisnis. Hal ini diharapkan dapat menarik lebih banyak investor, baik domestik maupun asing, untuk menanamkan modalnya di Jawa Timur.

Meski begitu, Ali Affandi juga mengajak seluruh anggota KADIN Jawa Timur dan komunitas pengusaha untuk bersatu dan mendukung penuh Adik Dwi Putranto. Oleh karenanya pihaknya butuh kepemimpinan yang kuat dan adaptif untuk menghadapi tantangan ekonomi ke depan.

"Kami percaya bahwa dengan kebersamaan dan komitmen, KADIN Jawa Timur di bawah kepemimpinan Adik Dwi Putranto akan membawa perubahan signifikan dan terus menggerakkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan," pungkasnya.

Baca Juga: Kadin Jatim Imbau Industri Aktif Masukan Data Ke Sistem Infomasi Pasar Kerja

Editor : Ading
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.