Kamis, 03 Sep 2026 13:29 WIB

Begini Klarifikasi KPU Jatim Logo PKB Ada di Banner Khofifah-Emil

Lambang PKB muncul di jajaran pengusung Paslon Pilgub no 2
Lambang PKB muncul di jajaran pengusung Paslon Pilgub no 2

selalu.id - Terkait munculnya lambang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dijajaran belasan partai pengusung paslon nomor urut 2 Khofifah Indar Parawansa - Emil Elestianto Dardak, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur menyebut insiden ini merupakan kesalahan teknis.

Seperti diketahui, KPU Jatim dalam pelaksanannya selalu mengedepankan 'zero mistake'. Artinya, selalu memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Hal itu bisa dilihat dengan tiap kali KPU menggelar acara selalu melakukan Gladi kotor dan Gladi bersih di sepanjang gelaraanya.

Mulai dari 'Pendaftaran Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur', 'Penetapan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur', 'Pengundian Nomor Urut Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur', serta acara 'Deklarasi Kampanye Damai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur', pihak KPU Jatim selalu memberikan yang terbaik bagi masyarakat tanah air.

Namun kejadian pada acara Debat Publik Perdana Pilgub Jatim 2024 dilayar kaca siaran langsung semalam (18/10/2024), sontak membuat sebagian besar kalangan masyarakat baik dari kalangan politisi, akademisi maupun masyarakat umum berspekulasi terkait netralitas KPU di ajang pesta demokrasi ini.

Divisi Sosdiklih dan Parmas KPU Jatim, Nur Salam menyebut, bahwa tercantumnya logo PKB pada Paslon nomor urut 2 yakni Khofifah-Emil menurutnya merupakan sebuah kesalahan teknis. Akibat dari terjadi kesalahan teknis tersebut, pihaknya juga telah melakukan koreksi dan evaluasi.

"Intinya itu (gambar logo PKB) ada, memang kesalahan teknis di situ. Jadi gak mungkin disengaja karena memang kita itu by document," aku Nur Salam saat dikonfirmasi selalu.id via seluler, Sabtu (19/10/2024).

Dari kesalahan teknis yang terjadi itu, bisa diindikasikan merupakan kelalaian pihak KPU Jatim selaku penyelenggara. Meski begitu, pihaknya telah meng-koreksi dan mengevaluasi terkait penayangan gambar logo PKB tersebut. Nur Salam juga menegaskan, bahwa dalam Debat Publik Pilgub Jatim kedua dan ketiga, tidak akan terulang lagi kesalahan teknis seperti debat pilgub sebelumnya.

"Nah, kaitannya bagaimana menuangkan dalam bentuk video karena kami di penyelenggara itu antara KPU ada Kompas TV. Tetapi, apapun bentuknya tentu ini wilayahnya KPU sebagai penyelenggara acara debat publik tersebut," tandasnya.

Baca Juga: Penebangan Hutan Ilegal Picu Risiko Karhutla, Anggota DPRD Jatim Minta Pengawasan Diperketat

Editor : Ading
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.