Kamis, 04 Jun 2026 06:14 WIB

Begini Klarifikasi KPU Jatim Logo PKB Ada di Banner Khofifah-Emil

Lambang PKB muncul di jajaran pengusung Paslon Pilgub no 2
Lambang PKB muncul di jajaran pengusung Paslon Pilgub no 2

selalu.id - Terkait munculnya lambang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dijajaran belasan partai pengusung paslon nomor urut 2 Khofifah Indar Parawansa - Emil Elestianto Dardak, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur menyebut insiden ini merupakan kesalahan teknis.

Seperti diketahui, KPU Jatim dalam pelaksanannya selalu mengedepankan 'zero mistake'. Artinya, selalu memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Hal itu bisa dilihat dengan tiap kali KPU menggelar acara selalu melakukan Gladi kotor dan Gladi bersih di sepanjang gelaraanya.

Mulai dari 'Pendaftaran Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur', 'Penetapan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur', 'Pengundian Nomor Urut Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur', serta acara 'Deklarasi Kampanye Damai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur', pihak KPU Jatim selalu memberikan yang terbaik bagi masyarakat tanah air.

Namun kejadian pada acara Debat Publik Perdana Pilgub Jatim 2024 dilayar kaca siaran langsung semalam (18/10/2024), sontak membuat sebagian besar kalangan masyarakat baik dari kalangan politisi, akademisi maupun masyarakat umum berspekulasi terkait netralitas KPU di ajang pesta demokrasi ini.

Divisi Sosdiklih dan Parmas KPU Jatim, Nur Salam menyebut, bahwa tercantumnya logo PKB pada Paslon nomor urut 2 yakni Khofifah-Emil menurutnya merupakan sebuah kesalahan teknis. Akibat dari terjadi kesalahan teknis tersebut, pihaknya juga telah melakukan koreksi dan evaluasi.

"Intinya itu (gambar logo PKB) ada, memang kesalahan teknis di situ. Jadi gak mungkin disengaja karena memang kita itu by document," aku Nur Salam saat dikonfirmasi selalu.id via seluler, Sabtu (19/10/2024).

Dari kesalahan teknis yang terjadi itu, bisa diindikasikan merupakan kelalaian pihak KPU Jatim selaku penyelenggara. Meski begitu, pihaknya telah meng-koreksi dan mengevaluasi terkait penayangan gambar logo PKB tersebut. Nur Salam juga menegaskan, bahwa dalam Debat Publik Pilgub Jatim kedua dan ketiga, tidak akan terulang lagi kesalahan teknis seperti debat pilgub sebelumnya.

"Nah, kaitannya bagaimana menuangkan dalam bentuk video karena kami di penyelenggara itu antara KPU ada Kompas TV. Tetapi, apapun bentuknya tentu ini wilayahnya KPU sebagai penyelenggara acara debat publik tersebut," tandasnya.

Baca Juga: Ahmad Jauhar Fikri, Kandidat Termuda Penantang Nama Besar di Bursa Ketua DPC PKB Lamongan

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.