Kamis, 04 Jun 2026 18:15 WIB

Ini Langkah Pemkot Surabaya Membantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 30 Des 2021 16:11 WIB

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berkomitmen terus memperbanyak program padat karya dengan membuka lapangan pekerjaan bagi keluarga Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) melalui pendampingan maupun pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Hal ini sebagaimana arahan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) yang menginstruksikan setiap kepala daerah memperbanyak program padat karya.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, program padat karya sebagai upaya untuk mengentas kemiskinan dan membantu masyarakat yang kehilangan pekerjaan akibat pandemi Covid-19.

"Sehingga apa yang diinginkan Pak Presiden itu kita lakukan program padat karya. Masing-masing warga diharapkan mendapat penghasilan dan ekonominya bisa naik," kata Eri, Rabu (30/12/2021).

Ia menerangkan, bahwa kontribusi UMKM menjadi pilar penting dalam menggerakkan perekonomian Indonesia. Sehingga, Eri memastikan, Pemkot akan terus memperbanyak lapangan kerja melalui program padat karya.

"Karena itulah saya membuka lapangan pekerjaan untuk teman-teman keluarga MBR. Sehingga mereka punya penghasilan dan bisa lepas dari MBR," jelasnya.

Supaya produksi UMKM Surabaya terus bergerak, tentunya Eri juga mendorong masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) pemkot, agar menggunakan produk UMKM.

Misalnya, dengan menggunakan produk sepatu, tas hingga seragam sekolah dari UMKM Surabaya.

"Seperti yang pernah saya sampaikan bahwa bagaimana supaya anak-anak kita SD-SMP, anak ASN, agar menggunakan sepatu atau seragam produknya UMKM," pesanya.

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Lebih lanjut Eri merangkan bahwa Pemkot tak hanya sekadar membuka lapangan kerja melalui pemberdayaan UMKM, Tapi berupaya untuk meningkatkan kualitas produk UMKM agar dapat menyasar ke pangsa pasar yang lebih luas.

"Misalnya nanti ada (pendampingan) desainer-desainer, agar produk sepatunya menjadi kekinian. Sehingga UMKM ini terus mengupdate dirinya," ujarnya.

Tak hanya itu, Pemkot akan terus hadir mendampingi UMKM Surabaya. Termasuk di dalamnya membantu mempromosikan produk UMKM ke sektor Perbankan, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) maupun semua investor yang ada di Surabaya.

"Harapan saya ada kolaborasi sinergi antara pemerintah, BUMD, Perbankan dan semua investasi yang ada di Surabaya. Sehingga bisa bergerak bersama," paparnya

Eri juga berpesan kepada anak-anak muda di Surabaya agar tak hanya berpangku tangan. Dia berharap anak-anak muda terutama dari keluarga MBR dapat gigih berusaha.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Pemkot tentu tak akan menutup mata dan tetap berupaya untuk menyiapkan lapangan kerja bagi mereka.

"Jadi keluarga MBR yang masih muda jangan meminta. Saya sudah perintahkan teman-teman semuanya untuk mendata yang muda-muda itu berapa, agar dijadikan pengusaha-pengusaha," ujarnya.

Misalnya, Eri mencontohkan, pemkot menyediakan lapangan pekerjaan berupa servis mobil atau cuci kendaraan bermotor. Nantinya yang mengelola usaha itu adalah anak-anak muda dari keluarga MBR.

"Kita akan buka tempat servis atau cuci mobil, nanti juga (yang mengelola) dari teman-teman yang memang belum punya pekerjaan, yang mereka harus keluar dari MBR. Makanya kita buatkan pekerjaan dan yang bekerja nanti biar teman-teman semuanya warga Surabaya," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pecah Ban, Pikap Terguling di Tol SuMo 1 Tewas 2 Luka

pikap berwarna putih itu oleng lantaran sopir tidak bisa mengendalikan dan sempat menabrak guardrail atau pembatas jalan sisi kanan dan terguling.

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.