Rabu, 04 Feb 2026 08:29 WIB

Perwira Pertamina dan Mahasiswa ITS Adu Gagasan Inovatif di Forum IIA 2024

Forum IIA
Forum IIA

selalu.id - Karyawan Pertamina Subholding Upstream Regional Jawa dan civitas academica Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) memaparkan ratusan inovasi dalam Forum Improvement & Innovation Award (IIA) 2024, di Kampus ITS, Surabaya.

Sr Manager Relation Pertamina Subholding Upstream Regional Jawa Agus Suprijanto mengatakan, bahwa IIA merupakan program tahunan untuk mendorong dan mendukung ide-ide inovatif dari karyawan untuk kemudian diimplementasikan demi peningkatan kinerja bisnis dan operasi.

Diketahui, forum IIA sendiri diselenggarakan dengan mengedepankan sistem kompetisi bottom-up. Pemenang di tingkat Regional akan lanjut bersaing di level Subholding Upstream. 20 tim terbaik dari tingkat Subholding Upstream Regional Jawa terpilih menjadi kandidat untuk maju ke Forum Upstream Improvement & Innovation Award (UIIA).

"Selain inovasi dari 100 tim pekerja Pertamina Subholding Upstream Regional Jawa, kami juga mengundang mahasiswa ITS untuk menampilkan ide inovasi mereka dalam bentuk Lomba Poster Inovasi dan Lomba Produk Inovasi. Hal ini guna mendorong dan memperkuat kolaborasi antara industri dan dunia pendidikan," kata Agus pada selalu.id saat dikonfirmasi, Jumat (11/10/2024).

Agus juga menambahkan, inovasi yang digagas mahasiswa memiliki potensi besar untuk diterapkan di berbagai industri. Dengan langkah-langkah yang tepat, ide-ide ini dapat membantu meningkatkan efisiensi, kinerja bisnis dan produksi, serta aspek keselamatan kerja.

Sebelumnya, Pertamina juga telah menerapkan sejumlah hasil inovasi, seperti peningkatan efisiensi pemanfaatan BBM dan mengurangi polusi. "Inovasi adalah kunci untuk bertahan di industri yang kompetitif, sekaligus memberikan nilai tambah bagi pemangku kepentingan," cetusnya.

Sejumlah ide inovasi terbaik yang digagas Perwira (karyawan-red) Pertamina dan mahasiswa memperoleh penghargaan. Khusus, untuk mahasiswa pemenang Lomba Produk Inovasi dan Lomba Poster Inovasi, penghargaan yang diberikan diharapkan dapat dipergunakan untuk mendukung pengaplikasian ide-ide dalam kegiatan UMKM.

57 tim Pertamina Subholding Upstream Regional Jawa berhasil menyabet penghargaan ”Gold”, 41 tim mendapatkan ”Silver”, dan 2 tim lainnya peringkat ”Bronze”. Sementara, di ajang Lomba Poster Inovasi, dari 12 tim yang ikut berpartisipasi, lima di antaranya berhasil menjadi pemenang.

Sedangkan pada Lomba Produk inovasi yang diikuti tiga tim, satu tim berhasil meraih juara terbaik berkat inovasinya membuat jam tangan menggunakan material limbah plastik dan berpotensi untuk dikomersialkan di tingkat UMKM.

Budaya inovasi, lanjut Agus menjelaskan, perlu dibangun sejak masa kuliah untuk mempersiapkan generasi mendatang dalam dunia industri. "Penting bagi mahasiswa untuk menyiapkan diri sejak dini. Mengembangkan ide inovasi harus mulai diasah ketika masih di bangku kuliah, karena saat bekerja nanti perusahaan juga perlu untuk terus berinovasi demi menjawab tantangan iklim usaha dan kompetisi," tukasnya.

Baca Juga: Wali Kota Eri dan Wakil DPR RI Adies Kadir Perjuangkan Warga Surabaya Buka Blokir Tanah Eigendom

Editor : Ading
Berita Terbaru

Balita 2 Tahun di Probolinggo Hilang Misterius

Balita itu bernama Muhammad Arsyad Arrazi, berusia 2 tahun, anak dari pasangan Abdul Manan dan Zuharo, warga Dusun Polai, Desa Sumendi.

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya.