Selasa, 21 Jul 2026 20:07 WIB

Komisioner Bawaslu Agil Akbar Tanggapi Dugaan Kasus Pornografi Dirinya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 10 Okt 2024 15:08 WIB
Kantor Bawaslu Surabaya
Kantor Bawaslu Surabaya

selalu.id - Komisioner Anggota Bawaslu Surabaya Muhammad Agil Akbar disidang oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) terkait dugaan pelanggaran kode etik di Kantor KPU Provinsi Jatim, Surabaya, Kamis (10/10/2024).

Pantuan selalu.id, sidang yang digelar itu sejak pukul 09.00 WIB hingga 13.00 WIB.  Deketahui Agil diperiksa dalam dugaan pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP) perkara nomor 192-PKE-DKPP/VIII/2024, terkait tindakan asusila.

Usai sidang, Agil Akbar didampingi istrinya membantah terkait adanya tuduhan tindakan asusila pornografi oleh si pengadu berisinial PSH yang merupakan anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

“Mengadu mendalilkan, apa, kekerasan seksual dan seterusnya. Ya, masa kekerasan seksual setelah itu masih kontak saya dan minta jatah kamar, kan nggak masuk akal,” ujar Agil, usai disidang DKPP di Kantor KPU Jatim, Kamis (10/10/2024).

Agil menjelaskan bahwa dia mempunyai bukti si pengadu PSH yang menghubungi dirinya untuk meminta jatah kamar.

“Masuk di dalam kamar hotel, ada bukti, Chatnya dia, telepon dia ke saya,” ujarnya.

Selain bukti chat, Agil mengaku juga membawa bukti-bukti video. Dia pun memperlihatkan bukti tersebut ke awak media. Ia menyebut bahwa pengadu PSH yang menelepon sendiri.

“Banyak, video-video juga banyak. Ini chat nomornya dia ini, nomornya pengadu. Saya nggak telepon, dia telepon saya, saya nggak menghubungi dia,” jelasnya.

Lebih lanjut Agil menambahkan bahwa dia menyampaikan pengaduannya mengalami tindakan asusila di bulan November dan Oktober.

“Pengadu mendalilkan November, Oktober, dia mengalami hal-hal itu. Lah kok Desember masih menghubungi saya, kan lucu. Fakta juga itu sudah tak sampaikan,” pungkasnya.

Kuasa Hukum dari Agil yakni Amru Rizal menjelaskan bahwa pengadu juga melakukan pengancaman dan pencemaran nama baik.

“Kita sudah laporkan ke Polres kemarin. Laporannya aduan karena pemerasan itu delik aduan. Mungkin nanti kita akan melanjutkan masalah pencemaran nama baik kepada istri teradu,” ujar Amru Rizal.

Amru Rizal menambahkan bahwa pengadu PSH melakukan pemerasan ketika sudah tidak pacaran lagi dengan teradu. Tidak terima diputuskan, pengadu memeras.

“yang dilaporkan tidak terima kalau diputus akhirnya mengancam masalah pekerjaan pelapor. Total kerugian 31,9 juta berdasakan mutasi rekening,”tutupnya

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Editor : Ading
Berita Terbaru

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Menurut Yuga, efektivitas kebijakan tidak cukup diukur dari besarnya potongan yang diberikan, tetapi dari peningkatan transaksi jual beli properti.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.

Gebrakan Menko AHY di Benoa: Relokasi Kapal Perikanan demi Terwujudnya Marina District

Nantinya, Marina District akan mampu menampung hingga 180 unit yacht dengan ukuran maksimal panjang 90 meter. 

Nenek di Mojokerto jadi Korban Perampasan, Kalung Emas 7 Gram Raib

Saat beraksi, pelaku berpura-pura memberi makanan kepada korban, kemudian langsung merampas kalung emas yang dipakai korban. 

Puluhan Motor dan Truk Terjaring Razia di Mojokerto, Banyak yang Belum Bayar Pajak

Razia ini digelar karena jumlah warga yang membayar pajak kendaraan bermotor dan memperpanjang uji berkala kendaraan atau KIR mengalami penurunan.