Selasa, 03 Feb 2026 03:27 WIB

Pelindo Terminal Petikemas Ajak Buruh TKBM Peduli K3

Pelindo
Pelindo

selalu.id - PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) TPK Ternate menyerahkan alat pelindung diri berupa 100 helm dan 100 rompi kepada para tenaga kerja bongkar muat (TKBM). Penyerahan dilakukan langsung oleh Terminal Head TPK Ternate Anwar Pae kepada Wakil Kepala UUPJ Koperasi TKBM Ternate Irvan Saleh, Kamis (18/09).

Terminal Head TPK Ternate Anwar Pae mengatakan pemberian alat pelindung diri bagi para TKBM merupakan bagian dari transformasi yang sedang dilakukan oleh perusahaan untuk operasional TPK Ternate yang lebih baik. Anwar menyebut bahwa dalam transformasi yang dilakukan salah satunya adalah berkaitan dengan keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Dengan pemberian alat pelindung diri ini diharapkan para TKBM lebih sadar dan mematuhi aturan yang ditetapkan terminal untuk menjaga keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di TPK Ternate.

"Transformasi dalam bidang operasional salah satunya menyentuh aspek safety yang diterjemahkan dalam 3 hal yakni safety induction, minimum requirement for safety dan sterilisasi terminal," terangnya.

Safety induction merupakan aktivitas penyampaian informasi terkait bahaya K3 dan peningkatan pengetahuan safety untuk semua pihak yang berkepentingan memasuki terminal. Minimum requirement for safety bagi terminal diwujudkan dalam bentuk standar keselamatan yang sama baik fasilitas maupun peralatan di terminal.

Sementara sterilisasi terminal adalah pembatasan akses bagi orang maupun kendaraan untuk masuk ke dalam terminal yang memiliki risiko tinggi terhadap kecelakaan kerja.

"Pemberian alat pelindung diri ini bagian dari kebutuhan minimal untuk aspek safety bagi pihak-pihak yang berkegiatan di dalam terminal peti kemas, sekaligus bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) kepada pekerja TKBM yang berkegiatan di TPK Ternate," tambahnya.

Wakil Kepala UUPJ Koperasi TKBM Ternate, Irvan Saleh menyampaikan terimakasih atas pemberian Alat Pelindung Diri (APD). Menurut Irvan, program ini merupakan hal baik guna menekan angka kecelakaan kerja di lingkungan Pelabuhan Ahmad Yani.

"Kami sangat berterimakasih atas kepedulian TPK Ternate, ini adalah hasil komunikasi dan koordinasi serta kolaborasi yang baik antara PT Pelindo Terminal Petikemas dengan kami selama ini, semoga kerjasama ini lebih ditingkatkan lagi," tutup Irvan.

Baca Juga: Arus Peti Kemas Tembus 13,34 Juta TEUs, Tumbuh 6,87 Persen

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.