Kamis, 03 Sep 2026 16:06 WIB

5.000 Satgas PDIP di Surabaya Ikrar Jaga Ideologi dan Marwah Partai

Apel Satgas PDIP
Apel Satgas PDIP

selalu.id - PDI Perjuangan menggelar apel Satgas Cakra Buana di Tugu Pahlawan, Sabtu (3/8/2024) pagi. Apel diikuti 5.000 lebih personel satgas, yang berasal dari Kota Surabaya dan Sidoarjo.

Apel dihadiri Komarudin Watubun, Komandan Satgas Cakara Buana Nasional dan Ketua DPP PDI Perjuangan bidang kehormatan, yang sekaligus memimpin apel dan memberi pengarahan.

Dihadiri pula sejumlah pengurus teras DPP PDI Perjuangan seperti Aryo Adhi Dharmo, Ronny Talapessy, dan Ganip Warsito. Hadir pula Untari Bisowarno, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur dan Wakil Walikota Surabaya, Armuji.

Dalam apel, peserta mengucapkan ikrar. Teks ikrar dibacakan Adi Sutarwijono, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya. Didampingi Sumi Harsono, Ketua DPC PDI Perjuangan Sidoarjo.

Adapun ikrar Satgas Cakra Buana PDI Perjuangan Kota Surabaya dan Sidoarjo berbunyi sebagai berikut:

Pertama, siap bergerak menjaga harkat, martabat dab kehormatan Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Prof. Dr. Megawati Soekarnoputri beserta jajaran pengurus dan simbol-simbol partai;

Kedua, siap menjaga ideologi, marwah, dan kehormatan partai serta lambang-lambang partai;

Ketiga, siap berjuang dan bergotong royong memenangkan Pilkada serentak tahun 2024.

Sejak pagi, peserta apel telah datang berduyun-duyun dari berbagai penjuru Kota Surabaya dan Sidoarjo. Komarudin Watubun memberikan apresiasi kepada Kota Surabaya dan Sidoarjo. Tepat pukul 07.30 WIB, apel mulai digelar.

“Luar biasa! Saya memberikan apresiasi seluruh peserta apel Satgas PDI Perjuangan dari Surabaya dan Sidoarjo yang telah berdatangan bahkan sejak 06.00 WIB,” kata Komarudin Watubun.

Ia meminta kepada seluruh peserta apel Satgas PDI Perjuangan untuk memiliki militansi dan daya juang yang tangguh. “Untuk menjaga Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri dan semua pengurus dan simbol-simbol partai. Satgas akan bergerak ketika kita dilukai,” kata Komarudin.

Menghadapi momentum Pemilu dimana semua daerah digelar Pilkada serentak 2024, Komarudin meminta Satgas untuk bergerak di setiap tingkatan: mulai RT, RW dan kelurahan atau desa.

“Satgas harus membangun kesadaran bersama, di tengah-tengah rakyat, dan menangkal setiap kecurangan Pemilu. Jangan takut diancam dan diintimidasi,” kata Komarudin.

Baca Juga: Naikkan Standar Kompetisi, Soekarno Cup 2026 Gunakan Wasit Liga 1 dan Teknologi VAR

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gandeng PMI Surabaya, PT PAL Indonesia Kirim Donasi Kemanusiaan Rp83,1 Juta ke Korban Gempa NTT

Berdasarkan komunikasi dan assessment sementara tim lapangan di NTT, bantuan akan difokuskan untuk pemenuhan fasilitas dasar masyarakat terdampak.

Bahlil Mini Soccer Zona Madiun Raya Resmi Bergulir, Dibuka Laga Golkar Vs PKB

Ketua Pelaksana Bahlil Mini Soccer 2026 Arif Fathoni mengatakan, antusiasme sekolah dan pelajar untuk mengikuti kompetisi tersebut cukup tinggi.

Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Majelis hakim dijadwalkan bakal memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV pada persidangan pekan depan guna mencocokkan fakta lapangan.

Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

Keduanya menjadi korban aksi tidak senonoh atau pelecehan seksual di kawasan Jurang Gongso, Desa Kesimantengah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Bupati Subandi Wanti-wanti Petugas Puskesmas Sidoarjo: Birokrat Sifatnya Melayani, Gak Boleh Emosi!

Bukan sekadar urusan medis, sikap para petugas hingga kelayakan fasilitas di Puskesmas dinilai sangat menentukan kualitas pengalaman berobat warga.

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.