Selasa, 21 Jul 2026 21:36 WIB

Pemkot Surabaya Buka Lelang 14 Posisi Jabatan, Ini Rinciannya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 23 Des 2021 14:40 WIB
Balai Kota Surabaya
Balai Kota Surabaya

selalu.id - Untuk mengisi kekosongan beberapa posisi, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membuka lelang jabatan untuk mengisi 14 posisi, Kamis (23/12/2021).

"Lelang (open bidding) sudah. Sudah diumumkan. Ada 14 . Ada di surabaya.go.id. syaratnya banyak disana," kata, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, Kamis, (23/12/2021).

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Eri menyampaikan, bahwa posisi jabatan baru tersebut merupakan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru. Nantinya mereka bekerja akan mulai berlaku pada awal tahun 2022 mendatang.

Namun, ada beberapa posisi kosong untuk mengisis STOK baru, karena ditinggal oleh Kepala Dinas sebelumnya, seperti ada yang pindah ke dinas lain dan juga sudah pensiun.

Seperti, Febria Rachmanita, dari Kepala Dinas Kesehatan menjadi Asisten Administrasi Umum. Lalu Supomo, dari Kepala Dinas Pendidikan menjadi Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya manusia.

Serta, Irvan Wahyudradjat, dari Kepala Dinas Perhubungan menjadi Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Serta Pertanahan, serta beberapa orang lainnya.

Eri menyampailan bagi Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemkot Surabaya bisa mengikuti lowongan jabatan baru yang belum terisi.

"Bagi ASN Pemkot Surabaya yang berminat dan merasa memenuhi kualifikasi bisa ikut," terangnya.

Persyaratan untuk mengikuti kualifikasi umum yang harus dipenuhi, yakkni pangkat minimal, usia maksimal 56 tahun, tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin, serta beberapa lainnya.

Sedangkan, untuk kualifikasi khusus, yakni, kualifikasi pendidikan (bidang ilmu) serta pengalaman kerja (bidang jabatan) yang selaras dengan target yang disasar.

Kemudian, mereka akan mengikuti sejumlah tahapan seleksi. Mulai dari seleksi administrasi, seleksi kompetensi jabatan, serta wawancara akhir dan pemaparan visi dan misi termasuk target peningkatan kinerja OPD.

"Saya berharap, mereka bisa bekerja dengan umat, bermanfaat dengan umat, dan bisa membahagiakan umat kota Surabaya. Targetnya sudah mulai. Habis gini ada pengumuman," harapnya.

Berikut 14 seleksi jabatan yang belum terisi:

1. Sekretaris DPRD

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

2. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (BPPDPP)

3. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-PPKB)

4. Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD)

5. Direktur RSUD dr Soewandhie

6. Kepala Dinas Kesehatan

7. Kepala Dinas Perhubungan

8. Kepala Dinas Pendidikan

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

9. Kepala Dinas Pelayanan Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu

10. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)

11. Direktur Utama RSUD Bhakti Dharma Husada (BDH)

12. Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (DKUKMP)

13. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH)

14. Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM). (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.