Sabtu, 05 Sep 2026 15:17 WIB

PAN Hanya Keluarkan Surat Tugas untuk Eri Cahyadi, Ini Alasannya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 20 Jun 2024 10:37 WIB
Foto: Sekretaris DPD PAN Surabaya Juliana Evawati
Foto: Sekretaris DPD PAN Surabaya Juliana Evawati

selalu.id - DPD PAN Surabaya resmi menyerahkan tugas kepada Bakal Calon Kepala Daerah dari PDIP yakni Eri Cahyadi untuk maju di kontestasi Pilkada Surabaya pada November 2024.

Diketahui PAN menyerahkan surat tugas itu kepada enam kepala daerah: Nur Arifin (Trenggalek), Sugiri Sancoko (Ponorogo), Ony Anwar (Ngawi), Hanindhito Himawan Pramana (Kabupaten Kediri),  Ahmad Fauzi (Sumenep). Dan khususnya (Surabaya) Eri Cahyadi yang langsung mengambil surat tugas pada Rabu (19/6/2024) kemarin siang.

Hal itu dibenarkan oleh Sekretaris DPD PAN Surabaya Juliana Evawati. Ia memastikan jika pemberian ST tersebut baru untuk Eri Cahyadi.

“Surat tugas diberikan kepada calon kepala daerah yang  PAN yaitu Eri Cahyadi. Alhamudilah hari ini dikeluarkan oleh Calon Kepala Daerah lainnya, Juliana atau akrab disapa Jeje, saat ditemui di DPW PAN Jawa Timur, Rabu (19/6/2024) malam.

Jeje menjelaskan Surat Tugas itu diserahkan hanya untuk calon kepala daerah  Pilkada serentak 2024. Sedangkan, untuk calon Wakil Kepala Daerah belum diturunkan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN.

Kata Jeje, Surat Tugas untuk calon Wakil Kepala Daerah akan diturunkan biasanya bareng dengan surat keputusan (SK) yang sudah satu paket pasangan untuk maju pilkada.

“Surat tugas sudah ada. Surat wakil kepala daerah belum. Surat tugas ini untuk tugas jalan pertama komunikais calon kepala daerah untuk siapa yang menjadi wakilnya, kemudian menjadi SK,” katanya.

Meski begitu, Jeje masih belum bisa membeberkan kapan SK itu keluar dari PAN Surabaya untuk Eri Cahyadi dan pendampingnya.

“Kalau ditanya siapa cawakadanya, kami masih berkomunikasi secara insentif. Termasuk dengan Pak Eri Cahyadi dan partai internal kami. Kami masih berupaya mengusung atau mengusulkan Ketua DPD PAN Surabaya Mahsun Jayadi,” jelasnya.

Lebih lanjut Jeje menyampaikan, tidak menutup potensi-potensi nama lain juga turut muncul. Legislator Komisi D DPRD Surabaya itu memastikan bahwa ST untuk Eri Cahyadi digunakan berkomunikasi secara insentif ke depannya.

Jeje menambahkan pertimbanga PAN memilih Eri Cahyadi untuk Pilkada Surabaya karana  memiliki potensi besar untuk mengembangkan dan membuat Surabaya bisa lebih baik lagi ke depan. Dengan meneruskan pembangunan yang sudah baik seperti saat ini.

“Pastinya beliau (Eri Cahyadi) membangun komuniskasi juga dengan DPD, DPW dan DPP. Nah dengan hal yang sudah dikomunkasika tersebut akhirnya muncul nama beliau yang dimana insyallah akan memberikan dedikasi yang baik untuk kota Surabaya,” tutupnya.

Baca Juga: Soal Foto Armuji Tak Dipasang di Poster Soekarno Cup 2026, Begini Jawaban Halus Panitia

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.

Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Tokoh masyarakat Surabaya, Saleh Mukadar, menilai penerapan aturan jam operasional secara seragam tanpa melihat jenis komoditas adalah langkah yang keliru.