Selasa, 21 Jul 2026 21:05 WIB

Begini Sikap DPD PSI Surabaya Jika Eri-Armuji Daftar Bacakada Pilwali ke Partainya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 13 Mei 2024 15:28 WIB
Foto: DPD PSI Surabaya
Foto: DPD PSI Surabaya

selalu.id - DPD PSI Surabaya sempat menyatakan dukungannya terhadap Eri Cahyadi-Armuji sejak Pilkada 2019 lalu. Namun, kali ini partai yang dipimpin putra Presiden Jokowi yakni Kaesang Pengarep tetep menentukan pilihannya melalui partai yang bergabung Koalisi Indonesia Maju (KIM).

Plt Ketua DPD PSI Surabaya Sobikin mengatakan pihaknya memang ada arahan khusus dari Ketua Umum Kaesang Pengarep bahwa kriteria calon kepala daerah Pilkada dari partainya harus turun ke masyarakat, sosok yang muda dan berjiwa impresif.

Baca Juga: Biaya Makam Rp5 Juta untuk Warga Baru Disetop, Pemkot Surabaya: Tak Boleh Dipaksa

“Tentu bersangkutan (Kaesang mengarahkan) selalu berwanti-wanti cari yang baik dicintai masyarakat yang mau turun langsung ke masyarakat,” kata Sobikin, saat konferensi pers pembukan pendaftaran bacakada PSI Surabaya, Senin (13/5/2024).

Sobikin menyampaikan selamai ini PSI Surabaya selalu mendukung Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Surabaya Armuji untuk memimpin Kota Pahlawan. Selama kepimpinannya itu, kata dia, ada harus yang harus diperbaiki.

“Ya menurut saya bagus, baik, tapi perlu diperbaiki lagi,” katanya.

Dia juga tak menampik jika akan mengevaluasi dukungan terhadap Eri Cahyadi-Armuji. Menurutnya masih banyak kekurangan selama kepimpinan kedua calon petahana Pilwali tersebut.

Baca Juga: Dalih Wali Kota Surabaya Eri soal Konten Sidaknya Disamakan dengan Armuji

“Artinya kedua duanya (antara evaluasi dukungan) Jadinya baik tapi yang pasti ada perlu perbaikan. Memang tidak ada pemimpin yang sempurna tapi masih banyak beberapa kekurangan yang perlu dievaluasi,” jelasnya.

Kemudian untuk pendaftaran bacakada Pilwali di PSI Surabaya, lanjut Sobikin, partainya juga terbuka siapapun yang ingin mendaftar termasuk Eri-Armuji. Tetapi, pihaknya tidak ingin terlalu mengistimewakan pendaftaran calon incumbent keduanya.

Diketahui Eri-Armuji selama ini melakukan pendaftaran offline di sejumlah partai lainnya dengan sambutan yang sangat meriah dari pihak parpol maupun relawannya.

Baca Juga: SiLPA Rp516 Miliar, Wali Kota Eri Sebut PAD 2026 Surabaya Tercapai 98 Persen

“Kita buka pendaftaran harusnya kita memberikan kesempatan kepada semuanya saja. Artinya Eri-armuji tidak kemudian incumbent tidak harus distemewakan,” terangnya

“Tapi kita ikut mekanisme yang ada. Kalau ada yang lain lebih baik ya kita ambil lebih baik semuanya demi masyarakat. Tidak ada yang punya VIP nanti,” lanjutnya.

Sekedar diketahui, DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Surabaya buka pendaftaran bakal calon kepala darrah (bacakada) untuk Pilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya mulai 13 Mei hingga 27 Juli 2024 nanti.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Menurut Yuga, efektivitas kebijakan tidak cukup diukur dari besarnya potongan yang diberikan, tetapi dari peningkatan transaksi jual beli properti.