Senin, 02 Feb 2026 03:47 WIB

Mensos Risma Beri Bantuan Penyandang Disabilitas Kursi Roda Elektrik

  • Penulis : Redaksi
  • | Sabtu, 27 Apr 2024 10:15 WIB
Foto: Kursi roda elektrik untuk Leni
Foto: Kursi roda elektrik untuk Leni

selalu.id – Leni Herlina (28) adalah penyandang disabilitas fisik, kakinya mengalami kelumpuhan sehingga sehari-hari harus dibantu dalam melakukan aktivitas.

Ia telah lama menginginkan kursi roda elektrik tapi belum terwujud karena terkendala dana. Oleh karenanya, Kementerian Sosial memberikan bantuan berupa kursi roda elektrik yang diserahkan langsung oleh Menteri Sosial Tri Rismaharini.

Tidak hanya itu, Leni juga diajak Mensos Risma “office tour” mengelilingi Kementerian Sosial dengan kursi roda barunya, dan melihat karya-karya penyandang disabilitas yang dipajang di Kemensos.

“Sangat senang. Dulunya kan saya nggak bisa kemana-kemana, diam di rumah gitu. Alhamdulillah setelah mendapatkan kursi roda elektrik ini saya bisa jalan kemana-mana,” kata Leni penuh rasa bahagia di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Jumat  (26/4).

Kehadiran Leni di Kemensos untuk menghadiri penyerahan bantuan alat bantu bagi penyandang disabilitas yang diberikan oleh Yayasan Benih Baik Indonesia (YBBI)  bersama dengan Grab dan Hyundai Motors Indonesia. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh CEO sekaligus Founder YBBI, jurnalis senior Andy F Noya, serta perwakilan Grab dan Hyundai. Melihat Leni yang antusias mengendarai kursi roda elektrik membuat ketiganya menyatakan keinginannya untuk memberikan bantuan serupa.

Hal ini disambut baik oleh Mensos. YBBI akan diberikan akses pada produk alat bantu yang diproduksi Kemensos. Selain itu, Mensos juga akan memfasilitasi asesmen bagi penerima manfaat bantuan YBBI agar bantuan yang diberikan lebih maksimal dalam pemanfaatanya. Adapun YBBI  pada kesempatan tersebut memberikan bantuan 140 paket kaki palsu, 150 paket kursi roda, 12 paket tangan palsu, dan 1.000 vouchers grabmart senilai Rp  500.000 per voucher, dengan total nilai bantuan Rp1,75 miliar.

Kolaborasi yang melibatkan pihak swasta dan organisasi masyarakat ini mendapatkan apresiasi dari Mensos Risma. Dikatakan Mensos Risma, masalah sosial dapat diatasi dengan adanya kerja sama antar berbagai pihak. "Kalau kita bersama-sama, maka seluruh permasalahan yang ada di sekitar kita, pasti  bisa terselesaikan. Kita punya modal untuk itu,  karena gotong royong adalah budaya dari bangsa Indonesia," kata Mensos.

Andy F Noya yang secara simbolis menyerahkan bantuan mengatakan, Mensos Risma telah  mampu mengedukasi dan menginspirasi banyak pihak untuk peduli dan menolong sesama.  "Terima kasih Bu Risma untuk inspirasi yang anda berikan dalam berbagai kesempatan. Terima kasih untuk teman-teman di Kementerian Sosial yang selama ini membuka diri dan bahkan dengan sangat suportif mendukung program-program kebaikan yang diinisiasi oleh Kemensos maupun diinisiasi oleh teman-teman di luar sana," kata Andi F Noya disaksikan Head Consumer Experience PT Hyundai Motor Indonesia, Muhammad Taufiqurrakhman serta Head of Integrated Marketing Communication, Transport & GFB Grab Indonesia Asep Haekal.

Baca Juga: Hiii, Kursi Roda Jalan Sendiri di Mal Pelayanan Publik Mojokerto

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.