Selasa, 03 Feb 2026 11:30 WIB

DPR RI Sebut Diplomasi Ekonomi Kunci Penting Kuatkan Rupiah

Foto: Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Martin Manurung
Foto: Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Martin Manurung

selalu.id - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Martin Manurung menyoroti nilai tukar rupiah yang terus merosot terhadap Dolar AS. Tercatat dalam laman Bank Indonesia (BI) per Minggu (21/4/2024), bahwa nilai tukar rupiah sebesar Rp 16.257,89 per 1 Dolar AS.

Merespons depresiasi rupiah tersebut, Menteri BUMN Erick Tohir pun telah meminta semua BUMN antisipasi gejolak ekonomi imbas konflik global. Karena itu, Martin Manurung menilai saat ini yang paling penting adalah diplomasi ekonomi. 

"Diplomasi ekonomi ini baik menteri luar negeri maupun menteri-menteri yang di sektor ekonomi itu harus aktif melakukan diplomasi ekonomi ke berbagai negara yang kita punya hubungan perdagangan baik kita mengekspor maupun kita mengimpor. Toh sama-sama membutuhkan juga," ujar Martin dalam keterangan yang diterima selalu.id, Senin (22/4/2024)

Bagi Martin, solusi atas nilai tukar rupiah yang terus melemah itu bukan menumpuk atau memborong dolar. BUMN juga tak mungkin diserahkan tanggungjawab menstabilkan rupiah. 

"(Stabilkan rupiah) itu kan kerjaan BI. Jadi, jangan gara-gara kebutuhan menstabilkan rupiah, BUMN-nya kemudian jadi korban juga. Karena mereka kan butuh bahan baku dan segala macam, yang mungkin dibeli dengan dolar kan. Kalau nilainya naik terus atau tidak bisa stabil dalam waktu dekat kan berpengaruh juga ke kondisi keuangan BUMN-nya," papar Politisi Fraksi Partai NasDem ini.

Lebih lanjut, menyikapi situasi saat ini, Martin memandang pemerintah perlu segera aktif melakukan diplomasi ekonomi. Kementerian Luar Negeri bergandengan tangan dengan Kementerian terkait dan menjalankan misi tersebut. 

"Kemlu harus hand in hand, misalnya dengan Kementerian perdagangan dengan Kemenperin ya yang terkait atau mungkin juga di situ dengan komitmen-komitmen investasi-investasi yang sudah ada," urainya

"Hubungan dagang ini bisa enggak, misalnya ada hedging yang lebih baik terhadap nilai tukar atau menggunakan mata uang lain yang diterima oleh kedua belah pihak. Jadi, jangan kita jadi berurusan sama dolarnya, karena dolar menguat kepada seluruh mata uang juga. Bukan hanya Indonesia yang terganggu terhadap naiknya nilai tukar dolar itu. Jadi, jangan kemudian terjebak di perdebatan itu," pungkas legislator dapil Sumut ini.

Sebelumnya, Menteri Erick Thohir telah memberi arahan agar BUMN mengoptimalkan pembelian dolar AS.

"Oleh karena itu kemarin saya warning untuk setiap perusahaan benar-benar harus punya test stress dengan mengoptimalkan berbagai kesempatan," kata Erick dalam media gathering di Jakarta, Sabtu (20/4) lalu.

Erick meminta BUMN yang terdampak pada bahan baku impor dan BUMN dengan porsi utang luar negeri (dalam dolar AS) yang besar, seperti Pertamina, PLN, BUMN Farmasi, MIND ID, agar melakukan pembelian dolar dengan tepat guna, bijaksana, dan sesuai prioritas dalam memenuhi kebutuhannya.

Dikatakannya, tiap perusahaan punya pendekatan yang berbeda mengenai dolar AS ini, tergantung dari situasi capex sampai utang luar negerinya. "Saya bilang antara (sektor) farmasi, Mind ID, Garuda, punya konteks berbeda tergantung situasi capex, opex, utang, income rupiah atau income dolar, itu komplikasi, banyak," tutupnya.

Baca Juga: Pelindo Regional 3 Gelar Portival Nusantara 2025 Wadahi Kolaborasi UMKM dan Generasi Muda

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Libra Mulai Temukan Kebahagiaan, Pisces Akhirnya Keluar dari Zona Nyaman

Lalu, bagaimana ramalan zodiak kalian? Berikut ramalan zodiak hari ini, dibahas lengkap.

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.