Kamis, 17 Sep 2026 13:17 WIB

Surabaya Jadi Tuan Rumah Even Nasional, DPRD Apresiasi Wali Kota Eri

  • Penulis : Redaksi
  • | Senin, 22 Apr 2024 10:18 WIB
Foto: Ketua Komisi A (Hukum dan Pemerintahan) DPRD Surabaya Arif Fathoni
Foto: Ketua Komisi A (Hukum dan Pemerintahan) DPRD Surabaya Arif Fathoni

selalu.id - Kota Surabaya akan menjadi lokasi puncak perayaan otonomi daerah (Otoda) Nasional yang akan dihadiri oleh seluruh kepala daerah se Indonesia.

Dalam acara tersebut nantinya Walikota Surabaya akan menerima penghargaan kategori Penyelenggaraan Pemerintahan terbaik se Indonesia.

Menanggapi hal tersebut Ketua Komisi A (Hukum dan Pemerintahan) DPRD Surabaya Arif Fathoni Ketika ditemui mengatakan, pihaknya turut bersyukur atas kepercayaan pemerintah pusat menggelar even nasional di kota Surabaya.

“Walikota Surabaya Mas Eri Cahyadi membuat kerangka kebijakan yang membuat kota Surabaya tetap harmoni dibalik keberagaman suku dan agama, inilah yang membuat Pemerintah Pusat memberikan kepercayaan terhadap Kota Surabaya untuk menggelar even-even pemerintahan nasional di Surabaya, ” ujarnya.

Ketika disinggung mengenai penghargaan yang akan diterima Walikota dalam puncak Otoda Award dengan kategori penyelenggara pemerintahan terbaik, Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya ini mengatakan, penghargaan tersebut merupakan kado hari raya idul fitri bagi seluruh Masyarakat Masyarakat Surabaya yang saat ini sedang merayakan hari kemenangan.

“Dimasa Walikota Surabaya Mas Eri Cahyadi, partisipasi Masyarakat untuk berkontribusi dalam pemerintahan terbuka lebar dan meningkat, ini kepiawaian kepemimpinan yang menjadi trade make beliau, sehingga penghargaan tersebut disamping untuk Mas Eri sendiri, juga apresiasi atas kolaborasi seluruh tokoh Masyarakat dan tokoh agama dengan Pemkot Surabaya, mudah-mudahan dapat dipertahankan dimasa masa yang akan datang, untuk itu saya terus dorong pentingnya keberlanjutan pemerintahan, ” paparnya.

Meski periode walikota dan wakil walikota kali ini hanya 3,5 tahun, lanjut Toni, Walikota Surabaya sudah meletakkan dasar pemerintahan yang berbasis pada system kerja baku yang menjadi pedoman seluruh organisasi perangkat daerah dalam melaksanakan RPJMD, sehingga tidak ada lagi ego sectoral antar organisasi perangkat daerah yang membuat program tidak bisa terlaksana dengan baik.

“Kita lihat, kegiatan ini berjalan dari hulu ke hilir tidak berjalan sendiri-sendiri, salah satunya adalah soal penanganan stunting seluruh OPD bekerja secara kolaboratif sehingga mampu menurunkan angka stunting di kota Surabaya,” jelasnya.

Diawal Walikota Surabaya Eri Cahyadi menjabat, papar Toni, Pemkot Surabaya langsung bekerja keras menangani pandemi Covid yang melanda Surabaya dan Indonesia, sehingga APBD Surabaya dihabiskan untuk mengatasi persoalan tersebut, sehingga program kerja lain belum bisa terlaksana karena keterbatasan anggaran.

“Jadi efektif Walikota Surabaya hanya bisa merealisasikan program dalam 2 tahun anggaran saja dalam 1 periode, namun dalam periode singkat tersebut sudah banyak program kerakyatan yang telah terlaksana dan dirasakan manfaatnya oleh Masyarakat, salah satunya adalah hadirnya rumah sakit di Surabaya Timur yang akan beroperasi tahun ini, sehingga tidak ada lagi dikotomi layanan dasar Kesehatan terhadap warga Surabaya,” tegasnya.

Ketika disinggung mengenai keluhan pekerja tenaga kontrak di kota Surabaya, pria yang juga advokat ini mengatakan, Pemerintah pusat melalui Kemenpan RB memberikan teguran kepada Pemkot Surabaya agar melakukan rasionalisasi terhadap membengkaknya tenaga kontrak yang ada di kota Surabaya, namun demikian, meskipun rekruitmen tersebut dilakukan oleh Pemimpin sebelumnya, Walikota Surabaya Eri Cahyadi mengambil jalan Tengah agar warga Surabaya tetap bisa bekerja meski ada penyesuaian aturan mentri keuangan soal hak yang diterima, karena pemimpin bijak adalah Ketika datang dua persoalan dihadapanmu maka carilah yang madharatnya paling ringan.

“Kepala-kepala OPD mestinya bisa menjelaskan hal tersebut dilingkungan tenaga kontrak masing-masing, sehingga tidak menimbulkan kesalahan kesimpulan oleh tenaga kontrak yang ada di Surabaya. ” pungkasnya.

Baca Juga: Jam Operasional Tak Relevan, Perda Surabaya Diprotes Pedagang Buah Pasar Tanjung Sari

Editor : Ading
Berita Terbaru

Demo UINSA: Mahasiswa Usir Aparat, Tuntut Rektor Mundur

"Keluar! Kalian tidak berhak masuk di ranah sipil," teriak mahasiswa.

Pengelolaan Program dan Anggaran 2027, Begini Pesan Menteri Haji dan Umrah

Tantangan yang dihadapi pada tahun 2027 diperkirakan semakin kompleks, terlebih dalam situasi perekonomian global yang masih menghadapi berbagai tekanan.

Gas Muncul dari Sumur di Sumenep, DPRD Jatim Minta ESDM Pantau Potensi Bahaya

Fenomena tersebut tidak boleh hanya dilihat dari sisi potensi sumber daya alam.

Pedagang Tanjung Sari Cemas dan Pertanyakan Jam Operasional Tak Merata ke Satpol PP Surabaya

Petugas datang berulang kali dalam sehari untuk melakukan pemantauan dan dokumentasi.

Kecelakaan Dua Motor di Mojokerto, Satu Pemotor asal Jombang Tewas

Polisi masih menyelidiki kronologi lengkap dan penyebab pasti tabrakan dua sepeda motor tersebut.

Hasil Carabao Cup: Man United Angkat Koper, Kena Comeback Brighton

Brighton mampu comeback 2-3 dan MU harus angkat koper dari ajang Carabao Cup 2026/2026 di hadapan pendukungnya sendiri.