Kamis, 22 Okt 2026 09:09 WIB

Pengamat Sebut Eri Cahyadi Butuh Endors Risma jika Maju Pilwali 2024

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 20 Mar 2024 18:30 WIB
Foto: Wali Kota Eri Cahyadi
Foto: Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id - Pengamat Politik Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surokim Abdussalam menyebut Eri Cahyadi masih butuh rekomendasi dari Tri Rismaharini jika dirinya memutuskan untuk kembali ke kontestasi Pilwali 2024 dari PDI-Perjuangan.

Surokim menilai PDI-Perjungan masih ingin mempertahankan kemenangan Pilwali di Surabaya. Sehingga, peluang Eri Cahyadi untuk maju kembali sebagai Wali Kota Surabaya periode dua masih kuat jika mendapatkan rekomendasi oleh Risma.

Baca Juga: Hilangkan Stigma Kampung Narkoba, Pemkot Surabaya Siapkan Langkah Bagi Warga Jalan Kunti 

"Peluangnya masih kuat, pandangan saya bahwa sepanjang mas Eri bisa diendors oleh bu Risma, saya pikir peluang Eri diusung PDIP masih terbuka lebar, karena penentunya itu kan Megawati," kata Surokim, kepada Selalu.id, Kamis (20/3/2024).

Menurutnya, Risma yang pernah menjadi Wali Kota Surabaya dua periode dari tahun 2010-2021 masih orang yang akan dimintai pendapat tentang Surabaya oleh Ketua Umum DPP PDI-Surabaya Megawati Soekarnoputri.

"Dan siapa yang bisa membisikkan Megawati adalah orang orang yang sekelilingnya punya akses ke beliau. Termasuk apakah masih Eri-Armuji atau Eri Cahyadi dengan calon lainnya. Masih belum ada yang tahu," jelasnya.

Baca Juga: Finalis Cak Surabaya Ditangkap Polisi, Wali Kota Eri: Gelar Akan Kita Cabut

"Tapi saya kira endorsment orang-orang yang dekat dengan Megawati akan menentukan akan rekomendensi Mega," lanjutnya.

Lebih lanjut Surokim menambahkan, apabila Eri Cahyadi tidak direkom oleh PDIP. Pilkada 2024 ini bakal menjadi menarik dan parpol lain akan mempersilahkan untuk bergabung dan mengusung orang nomor satu di Surabaya itu.

"Bagaimanapun juga incumbent (Eri Cahyadi)! Pasti punya modal dibandingkan dengan yang lain. Makanya, mas Eri tidak rekom PDIP. Wah Pilkada Surabaya bakal lebih seru karena bakal menjadi rebutan banyak partai," ungkapnya.

Baca Juga: Merawat Bumi, Menyejahterakan Warga: Wajah Baru Pantai Teluk Asmara Malang!

Salah satu partai yang sangat ingin mengusung Eri Cahyadi yakni Golkar Surabaya. Ia menyebut, meskipun harus ketentuan DPP namunkebutuhan untuk membuat koalisi besar dengan mengusung incumbent bisa saja terjadi.

"Saya kira masuk akal karena kan kalau orang butuh kemenangan yang paling realisitis ya itu mengusung incumbent yang punya peluang besar dan gabungan partai yang solid untuk bisa memperkuat struktur suara di partai," pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Top 5 Berita: Klaim Utang Mendiang Suami hingga Hasil Liga Champions

Pembaca tertarik berita utang piutang hingga ekonomi.

Hasil Liga Champions: Como Bantai Manchester United 4-1, Setan Merah Tak Berkutik

Nico Paz jadi bintang lapangan. Gelandang muda Argentina itu mencetak 2 gol dan 1 assist.

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Langkah ini didorong pengalaman pembahasan Peraturan Daerah (Perda) tentang Hunian Layak yang menuai protes setelah aturan tersebut disahkan.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.