Senin, 07 Sep 2026 01:09 WIB

Pengamat Sebut Eri Cahyadi Butuh Endors Risma jika Maju Pilwali 2024

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 20 Mar 2024 18:30 WIB
Foto: Wali Kota Eri Cahyadi
Foto: Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id - Pengamat Politik Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surokim Abdussalam menyebut Eri Cahyadi masih butuh rekomendasi dari Tri Rismaharini jika dirinya memutuskan untuk kembali ke kontestasi Pilwali 2024 dari PDI-Perjuangan.

Surokim menilai PDI-Perjungan masih ingin mempertahankan kemenangan Pilwali di Surabaya. Sehingga, peluang Eri Cahyadi untuk maju kembali sebagai Wali Kota Surabaya periode dua masih kuat jika mendapatkan rekomendasi oleh Risma.

Baca Juga: PDIP Jatim Target Rebut Kursi Gubernur di Pilgub 2029

"Peluangnya masih kuat, pandangan saya bahwa sepanjang mas Eri bisa diendors oleh bu Risma, saya pikir peluang Eri diusung PDIP masih terbuka lebar, karena penentunya itu kan Megawati," kata Surokim, kepada Selalu.id, Kamis (20/3/2024).

Menurutnya, Risma yang pernah menjadi Wali Kota Surabaya dua periode dari tahun 2010-2021 masih orang yang akan dimintai pendapat tentang Surabaya oleh Ketua Umum DPP PDI-Surabaya Megawati Soekarnoputri.

"Dan siapa yang bisa membisikkan Megawati adalah orang orang yang sekelilingnya punya akses ke beliau. Termasuk apakah masih Eri-Armuji atau Eri Cahyadi dengan calon lainnya. Masih belum ada yang tahu," jelasnya.

Baca Juga: Naikkan Standar Kompetisi, Soekarno Cup 2026 Gunakan Wasit Liga 1 dan Teknologi VAR

"Tapi saya kira endorsment orang-orang yang dekat dengan Megawati akan menentukan akan rekomendensi Mega," lanjutnya.

Lebih lanjut Surokim menambahkan, apabila Eri Cahyadi tidak direkom oleh PDIP. Pilkada 2024 ini bakal menjadi menarik dan parpol lain akan mempersilahkan untuk bergabung dan mengusung orang nomor satu di Surabaya itu.

"Bagaimanapun juga incumbent (Eri Cahyadi)! Pasti punya modal dibandingkan dengan yang lain. Makanya, mas Eri tidak rekom PDIP. Wah Pilkada Surabaya bakal lebih seru karena bakal menjadi rebutan banyak partai," ungkapnya.

Baca Juga: Soal Foto Armuji Tak Dipasang di Poster Soekarno Cup 2026, Begini Jawaban Halus Panitia

Salah satu partai yang sangat ingin mengusung Eri Cahyadi yakni Golkar Surabaya. Ia menyebut, meskipun harus ketentuan DPP namunkebutuhan untuk membuat koalisi besar dengan mengusung incumbent bisa saja terjadi.

"Saya kira masuk akal karena kan kalau orang butuh kemenangan yang paling realisitis ya itu mengusung incumbent yang punya peluang besar dan gabungan partai yang solid untuk bisa memperkuat struktur suara di partai," pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.