Kamis, 23 Jul 2026 15:21 WIB

Pengamat Sebut Eri Cahyadi Butuh Endors Risma jika Maju Pilwali 2024

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 20 Mar 2024 18:30 WIB
Foto: Wali Kota Eri Cahyadi
Foto: Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id - Pengamat Politik Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surokim Abdussalam menyebut Eri Cahyadi masih butuh rekomendasi dari Tri Rismaharini jika dirinya memutuskan untuk kembali ke kontestasi Pilwali 2024 dari PDI-Perjuangan.

Surokim menilai PDI-Perjungan masih ingin mempertahankan kemenangan Pilwali di Surabaya. Sehingga, peluang Eri Cahyadi untuk maju kembali sebagai Wali Kota Surabaya periode dua masih kuat jika mendapatkan rekomendasi oleh Risma.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

"Peluangnya masih kuat, pandangan saya bahwa sepanjang mas Eri bisa diendors oleh bu Risma, saya pikir peluang Eri diusung PDIP masih terbuka lebar, karena penentunya itu kan Megawati," kata Surokim, kepada Selalu.id, Kamis (20/3/2024).

Menurutnya, Risma yang pernah menjadi Wali Kota Surabaya dua periode dari tahun 2010-2021 masih orang yang akan dimintai pendapat tentang Surabaya oleh Ketua Umum DPP PDI-Surabaya Megawati Soekarnoputri.

"Dan siapa yang bisa membisikkan Megawati adalah orang orang yang sekelilingnya punya akses ke beliau. Termasuk apakah masih Eri-Armuji atau Eri Cahyadi dengan calon lainnya. Masih belum ada yang tahu," jelasnya.

Baca Juga: Biaya Makam Rp5 Juta untuk Warga Baru Disetop, Pemkot Surabaya: Tak Boleh Dipaksa

"Tapi saya kira endorsment orang-orang yang dekat dengan Megawati akan menentukan akan rekomendensi Mega," lanjutnya.

Lebih lanjut Surokim menambahkan, apabila Eri Cahyadi tidak direkom oleh PDIP. Pilkada 2024 ini bakal menjadi menarik dan parpol lain akan mempersilahkan untuk bergabung dan mengusung orang nomor satu di Surabaya itu.

"Bagaimanapun juga incumbent (Eri Cahyadi)! Pasti punya modal dibandingkan dengan yang lain. Makanya, mas Eri tidak rekom PDIP. Wah Pilkada Surabaya bakal lebih seru karena bakal menjadi rebutan banyak partai," ungkapnya.

Baca Juga: PDIP Surabaya Wajibkan 40 Persen Pengurus Ranting dari Gen Z

Salah satu partai yang sangat ingin mengusung Eri Cahyadi yakni Golkar Surabaya. Ia menyebut, meskipun harus ketentuan DPP namunkebutuhan untuk membuat koalisi besar dengan mengusung incumbent bisa saja terjadi.

"Saya kira masuk akal karena kan kalau orang butuh kemenangan yang paling realisitis ya itu mengusung incumbent yang punya peluang besar dan gabungan partai yang solid untuk bisa memperkuat struktur suara di partai," pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Ada yang Tidak Konsisten, Tapi Keberuntungan juga Datang

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini keberuntungan juga datang.

Langkah Nyata Pemkab Jember dalam Hadirkan Layanan Gratis dan Sejahterakan Guru Ngaji

Pemkab Jember berharap informasi mengenai layanan administrasi, kesehatan, pendidikan, hingga program kesejahteraan dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari penelusuran kepatuhan pelaporan PBJT sektor makanan dan minuman untuk masa pajak 1 tahun. 

75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi anak yatim piatu, anak terlantar, hingga anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.